Sabtu , 23 Mei 2026
Perawatan Medis kepada korban di RSUD Indrasari Rengat.

Kondisi Karyawan Laka Kerja Makin Memburuk, Keluarga Mohon Doa

INHU (pekanbarupos.co) — Kondisi korban kecelakaan kerja, Firmansyah Panjaitan, di pabrik kelapa sawit (PKS) milik PT Persada Agro Sawita (PAS) Rabu (16/8) kemarin sekitar pukul 03.00 Wib dinihari kian memburuk.

Menurut keluarga korban, Zulkifli Panjaitan mengatakan kondisi keponakannya semakin memburuk sesaat setelah keponakannya dirawat intensif disalah satu rumah sakit rujukan di Pekanbaru sehingga keluarga berharap Doa kesembuhan dari sanak famili dan handai taulan.

“Kondisi Firmansyah memburuk setelah dioperasi tim dokter RS Syafira Pekanbaru, masa kritis diperkirakan dokter 7-15 hari, hingga saat ini blm sadarkan diri, mohon doanya,” tulis Panjaitan diterima Pekanbaru Pos, Kamis (17/8).

Diberitakan sebelumnya, korban salah seorang pekerja jobs description rebusan tandan buah sawit (TBS) di PKS PT PAS terbakar air rebusan sawit yang mengakibatkan sedikitnya 54 persen tubuh melepuh.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dinihari saat korban atas nama Firmansyah Panjaitan bersama seorang kawanan Helper Boiler sedang istirahat makan namun naas disaat yang sama Katub Boiler tiba-tiba meledak dan terbuka.

Akibatnya air rebusan sawit tersebut menyembur keluar Boiler hingga korban tersiram air rebusan sawit. “Iya, ini kami sedang di rumah sakit Indrasari Pematangreba melihat kondisi korban,” jawab paman korban, Zulkifli Panjaitan, Rabu (16/8) membenarkan insiden.

Kepada keluarga korban, Paramedis RSUD Indrasari mengatakan diagnosa tentang kondisi korban yang terbakar air panas rebusan sawit mencapai 54 persen sehingga sekujur tubuh korban dibalut perban dan diberi Infus.

Insiden itu dibenarkan manajemen PKS PT PAS. “Korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Pekanbaru dan perkaranya sudah ditangani Polisi,” jawab Humas perusahaan, Sahrial dari seluler.

Kata Sahrial lagi, pabrik berkapasitas 30 ton tersebut beroperasi di Desa Pematang Jaya sudah ditinjau Konsultan Uji Kelaikan Operasi dari PT BJB Medan. “Konsultan PT BJB secara lisan mengatakan masih Laik Operasi, tapi memang Licensenya belum keluar,” singkat Sahrial. (san)

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *