
PEKANBARU (pekanbarupos.co) — Tim Dosen dan Mahasiswa IKTA yang diketuai oleh Bdn. Rifa Rahmi, SST, M. Kes mengadakan pengabdian masayarakat yang beranggotakan Bdn. Rika Ruspita, SST, M. Kes, Bdn. Komaria Susanti, SST, M. Kes serta 3 orang mahasiswa.
Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 7 Juni 2023 di Praktik Mandiri Bidan Rosita Kota Pekanbaru. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan oleh tim pelaksana yang terdiri dari 3 (tiga) dosen, 3 (tiga) mahasiswa, dan 1 (satu) bidan. Peserta yang hadir sejumlah 11 (sebelas) ibu nifas yang datang ke PMB untuk memberikan imunisasi BCG pada bayinya.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan melatih melakukan pijat oksitosin. Kegiatan ini berjalan dengan baik, terlihat dari antusias ibu-ibu mengikuti serangkaian kegiatan dan mengajukan pertanyaan terkait pijat oksitosin untuk meningkatkan pengeluaran ASI.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh bidan penanggung jawab tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian. Selanjutnya melakukan pretest keterampilan ibu-ibu dalam melakukan pijat laktasi. Saat pretest didapatkan hasil bahwa seluruh ibu belum bisa melaksanakan pijat Oksitosin.
Kegiatan selanjutnya memberikan edukasi tentang pijat oksitosin, antara lain pengertian, kegunaan, cara kerja, serta melakukan demonstrasi pijat oksitosin. Selanjutnya melakukan diskusi dengan ibu-ibu terkait pijat oksitosin. Ibu-ibu antusias dalam kegiatan diskusi tersebut. Hal ini dibuktikan dengan adanya umpan balik yang diberikan kepada tim pelaksana. Setelah edukasi diberikan, ibu-ibu diminta untuk melakukan pijat oksitosin sebagai evaluasi (posttest) keberhasilan kegiatan pengabdian ini.
Hasilnya diperoleh keterampilan Sangat Baik sebanyak 5 (45,4%) ibu, Baik sebanyak 4 (36,4%), Cukup Baik 2 (18,2%) ibu, dan tidak ada yang keterampilan Kurang Baik. Perbandingan keterampilan sebelum dan sesudah demonstrasi dapat dilihat pada table berikut ini.
Tabel 1. Keterampilan Pijat Oksitosin Sebelum dan Sesudah Demonstrasi

Berdasarkan hasil tersebut di atas maka terjadi peningkatan signifikan terhadap keterampilan pijat oksitosin sebelum dan sesudah dilakukan demonstrasi. Hasil pengabdian ini sejalan dengan pengabdian yang dilakukan oleh Saudia bahwa pemberian demonstrasi memberikan efek positif terhadap keterampilan ibu menyusui tentang massage endorphin dan pijat oksitosin.
Metode demonstrasi merupakan salah satu Teknik dalam meningkatkan keterampilan seseorang. Dengan demikian metode demonstrasi memberikan efek yang sangat baik untuk meningkatkan keterampilan ibu nifas dalam melakukan pijat oksitosin ini. Untuk itu, metode ini direkomendasikan untuk memberikan promosi Kesehatan oleh tenaga Kesehatan terutama tentang keterampilan pijat oksitosin untuk mencegah terjadinya masalah oksitosin. (rls)
Pekanbaru Pos Riau