Jumat , 4 September 2026
Bupati Bengkalis, Kasmarni nomor dua dari sebelah kanan didampingi direktur RSUD Mandau melihat peralatan yang ada dan siap di gunakan. (mat)

Bupati Kasmarni Penyuluhan Kanker dan Pemeriksaan Pap Smear di RSUD Mandau

DURI (pekanbarupos.co) — Di dalam memberikan pelayanan terhadap kesehatan masyarakat. Bupati Bengkalis, Kasmarni S Sos MMP secara resmi telah membuka Penyuluhan Kanker dan Pemeriksaan Pap Smear Gratis. Acara ini bertepatan dengan sempena Hari Sumpah Pemuda dan Launching Pengembangan Pelayanan Kesehatan di RSUD Kecamatan Mandau. Acara berlangsung, Sabtu (28/10) baru-baru ini.

Di acara pembukaan ini, mantan Camat Pinggir ini dalam sambutannya mengingatkan masyarakat akan pentingnya upaya deteksi dini kanker agar tidak menjadi kanker ganas. “Deteksi dini sangatlah penting sehingga dapat dilakukan penanganan sebelum menjadi kanker ganas. Minimnya kesadaran melakukan deteksi dini adalah mimpi buruk penanganan kanker,” ungkap Kasmarni.

Saat ini, kata Kasmarni, kanker merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia. Namun penderita kanker tidak perlu pesimis, karena setidaknya ada sepertiga dari penderita kanker dapat sembuh dan dicegah. Pencegahan harus diakukan secara masiv, terukur dan terarah.

Pesan Bupati Kasmarni kepada pusat-pusat pelayanan kesehatan yang ada di daerah ini, agar memperkuat komitmen dalam menekan kesenjangan perawatan terhadap penderita kanker.

Kembali dikatakan Bupati bahwa salah satu langkah mudah dalam memerangi kanker adalah dengan meningkatkan informasi dan pengetahuan tentang kanker kepada masyarakat. Saya optimis, apabila kesadaran masyarakat meningkat, maka kita dapat mencegah jutaan kematian akibat kanker,” paparnya.

Di sisi lain, Bupati Kasmarni mengapresiasi inovasi yang dilakukan RSUD Mandau untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. Seperti aplikasi Sistem Pendaftaran Online (Sepontan) dan aplikasi Sistem Elektronik Farmasi (Serasi) serta pelayanan phacoemulsification, yakni teknik operasi katarak yang proses operasinya sangat cepat.

Hanya 15 menit, tidak menggunakan jahitan dan pasien bisa langsung pulang tanpa dirawat inap, pemulihan dan perawatan pasca operasinya lebih mudah dan cepat, ucapnya Bupati. (mat)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *