Sabtu , 22 Agustus 2026
Kepala Kemenag Kuansing H Efrion Efni membuka Bimtek guru MDTA se Kuansing di Aula Kemenag Kuansing, Kamis (9/11).cil

Buka Bimtek, Efrion: Hilangkan Buta Aksara Alquran

DPC FKDT Gelar Bimtek Pengisian Data Emis 4.0

KUANSING (pekanbarupos.co) — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Kuansing menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengisian data emis 4.0 pada MDTA, Kamis (9/11).

Acara yang digelar di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kuansing tersebut dibuka Kepala Kemenag Kuansing H Efrion Efni. Adapun peserta yang hadir yakni perwakilan guru dan operator MDTA se Kabupaten Kuansing. Acara juga dihadiri Kasi Pakis, H Bahrul Aswandi dan Ketua DPC FKDT Kuansing Prihasni MPd.

Dalam arahannya Kakankemenag Kuansing H Efrion Efni mengatakan Pemkab dan Kemenag mempunyai komitmen luar biasa terhadap MDTA. Buktinya, sertifikat MDTA menjadi syarat untuk mendaftar SMP. “Ada kewajiban siswa SD punya sertifikat MDTA untuk masuk SMP. Maka semua SD berlomba-lomba membuat MDTA,” kata Efrion.

Namun kenyataannya di lapangan, kata Efrion ada MDTA yang tumbuh dan bergeser ke Sekolah Dasar (SD). Ia pun khawatir MDTA yang bergeser di SD itu kualitasnya jauh dari MDTA sesungguhnya. “Jangan-jangan mereka hanya untuk sertifikat saja. Memperlambat siswa pulang tapi kualitasnya tidak ada,” katanya.

Berangkat dari kondisi itu, katanya, dalam menerbitkan izin operasional MDTA harus ditinjau dulu ke lapangan. Apakah memenuhi syarat atau tidak. “Pak Kasi, kalau tidak memenuhi syarat, jangan diberi izin,” tegasnya.

MDTA katanya, sebuah wadah tempat beribadah dan tempat mendidik anak bangsa khususnya usia SD. Guru MDTA merupakan tugas mulia untuk meraih pahala dari Allah. “Tujuannya, menghilangkan buta aksara Alquran. Jadi, tamat SD tak ada lagi yang tak bisa baca Alquran. Minimal itu yang diharapkan,” katanya.

Sementara Kasi Pakis Kemenag Kuansing H Bahrul Aswandi MH mengatakan data Emis merupakan menyajikan data yang berpengaruh terhadap penyusunan anggaran, pemberian bantuan dan sejumlah kepentingan lainnya. “Sehingga menjadi referensi bagi pengambilan kebijakan di tingkat daerah dan pusat,” katanya.

Menurutnya, MDTA merupakan wadah pencetak orang-orang hebat yang memiliki kecerdasan dan moralitas berbasis keislaman. Guna mewujudkan generasi yang berkarakter dan berkepribadian mulia. “MDTA merupakan sarana utama dalam membentuk karakter serta kepribadian anak agar tercipta insan-insan agamis dan berakhlakul karimah,” katanya.

Sementara Ketua DPC FKDT Kuansing Prihasni MPd mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kepala Kemenag Kuansing H Efrion Efni untuk membuka Bimtek Pengisian Data Emis 4.0 di tengah kesibukan yang padat. “Terima kasih pak Kepala Kemenag telah meluangkan waktu membuka sekaligus menjadi nara sumber pada Bimtek kali ini,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan Bimtek ini kali pertama digelar berkat dukungan dari semua pihak, baik Pemkab dan Kemenag Kuansing melalui dana hibah. “Kita berharap 267 MDTA di Kuansing kedepan semakin maju dan berkualitas dan bisa menelurkan generasi Qurani,” harapnya.(cil)

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *