Selasa , 26 Mei 2026
Pemulangan ODGJ RS Tampan.ist

Terbanyak ke Sumut, RSJ Tampan Pekanbaru Telah Pulangkan 33 dari 140-an ODGJ

PEKANBARU (pekanbarupos.co) — Terhitung 30 November 2023 ini Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru Provinsi Riau sudah pulangkan sebanyak 33 dari 140-an Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke kampung halaman.

Informasi tersebut disampaikan, Direktur RSJ Tampan, drg Sri Sadono Mulyanto. Kamis (30/11). Dikatakannya, jika pemulangan pasien ODGJ tersebut setelah dinyatakan tenang yang sudah melewati masa rawatan, tidak teridikasi rawat inap serta sudah bisa kembali berkumpul dengan keluarga.

Pemulangan pasien tersebut berada di beberapa provinsi di luar Riau dan satu di kabupaten kota di Riau. Yaitu, Provinsi Sumatra Utara (Sumut) sebanyak 13 pasien, Aceh 1 pasien, Jambi 3 pasien, Bengkulu 1 pasien, Sumatera Barat (Sumbar) 4 pasien dan Inhil sebanyak 11 pasien.

“Pemulangan pasien tersebut setelah melakukan koordinasi dengan Dinsos setempat serta Dinsos Riau serta Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk mengantarkan pulang para pasien ke kampung halaman,” katanya.

Ia menambahkan, pemulangan pasien tersebut, selain pasien yang memiliki KTP, juga untuk pasien tanpa identitas yang data kependudukannya sebelumnya diperoleh dari rekam iris mata oleh Disdukcapil kota Pekanbaru yang selanjutnya di koordinasikan dengan Dinsos sesuai wilayah pasien.

“Saat ini kita masih terus mengkoordinasikan dengan berbagai daerah yang merupakan wilayah asal pasien, mudah-mudah dalam waktu cepat udah bisa kita pulangkan. Khususnya yang sudah tenang atau sembuh. Sejauh ini total yg akan dilakukan pengembalian dan pengantaran ke keluarga, yang sudah lewat masa rawatan sekitar 140-an pasien, dan masih akan berlanjut untuk kabupaten kota lainnya. “Saat pemulangan, pasien juga dibekali obat-obatan untuk satu bulan dan surat kontrol,” tuturnya.

Ditempat lain, Gubernur Riau (Gubri) Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution sebelumnya menegaskan jika untuk pasien ODGJ ini harua diberikan pelayanan maksimal. Sehingga tidak ada lagi yang berkeliaran dan tidak terawat. “Karena kita punya fasilitas yang tujuannya untuk itu, maka itu tidak ada alasan jika ada pasien pasien yang berkeliaran di jalanan,” katanya.

Sebelumnya kata Gubri, ia juga sudah meninjau lansung pelayanan di RSJ Tampan, dimana ia juga mengapresiasi terkait sudah banyak pasien yang dipulangkan ke kampung halaman. Artinya, semua itu bisa dilaksanakan dengan baik. Baik dalam daerah sendiri maupun di luar Riau.

“Inilah yang saya maksud dari awal, semua kuncinya dikomunikasikan. Seperti yang diluar daerah yang dikomunikasikan dengan pihak terkait setempat seperti Dinsos ini,” tegasnya. Gubri berharap, program ini bisa terus berjalan, sehingga kedepan pelayanan terhadap pasien ODGJ ini bisa terlaksana dengan maksimal.

“Karena ini juga terkait hak dan moral manusia atau masyarakat yang menjadi tanggungjawab kita. Bahkan ini juga akan dipertanyakan di akhirat kelak sebagai tangung jawab dan amanah yang diberikan kepada kita saat ini,” tutupnya.(dre)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *