Rabu , 6 Mei 2026
Para petani kelapa sawit swadaya asal enam kecamatan di Inhu saat mengikuti Hari Temu Tani (Farmer Field Day).san

Dimotori WEI, Petani Inhu Perjuangkan Legalitas Lahan Sawit Berkelanjutan

INHU (pekanbarupos.co) — Para petani kelapa sawit swadaya asal enam kecamatan yang ada di Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau berkumpul di Hotel Miki Mutiara, Belilas untuk mengikuti Hari Temu Tani (Farmer Field Day) yang diselenggarakan Widya Erti Indonesia (WEI) dan Unilever, Selasa (12/12).
Tujuannya untuk mendorong usaha kelapa sawit swadaya yang berkelanjutan. Para pemangku kepentingan berkomitmen dalam memperjuangkan legalitas lahan sebagai poin penting untuk penerapan standar keberlanjutan melalui skema sertifikasi RSPO dan ISPO.
Wiranatha Krisna, Direktur Eksekutif WEI menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program Sekolah Lapangan Kelapa Sawit (SLKS) yang telah dilakukan oleh WEI bersama Unilever. “Lewat SLKS petani menerima pengetahuan dan keterampilan tentang praktik pertanian sawit terbaik, yang kemudian diterapkan di kebun petani masing-masing,” ujarnya dalam kata sambutan.
Menurutnya, Hari Temu Tani menjadi momen untuk mengevaluasi dan meningkatkan lebih lanjut praktik yang telah dipelajari sekaligus membangun jejaring lebih luas antara petani, pemerintah, dan stakeholder.
Sejak 2017, WEI telah berupaya mendorong praktik sawit berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Hari Temu Tani 2023 yang secara spesifik mengangkat tema “Kepastian Legalitas Lahan Menuju Usaha Sawit Berkelanjutan,” menjadi ajang penting bagi para petani sawit swadaya untuk berbagi pengalaman, belajar dari satu sama lain, dan mendiskusikan inovasi serta tantangan dalam praktik pertanian.
“Saya merasa senang bisa bertemu lagi dengan para petani sawit di Hari Temu Tani. Petani adalah pekerjaan yang sangat berkontribusi terhadap Indonesia, kontribusinya mencapai 40%,” bebernya.
Pekebun harus bangga dan sadar bahwa yang dikerjakan sangat berharga dan harus berkomitmen untuk melaksanakan praktik pertanian yang baik.
Dalam acara ini, Faisal Ilahi, Kepala Bidang Perkebunan di Dinas Pertanian dan Perikanan Inhu mendukung program terhadap upaya petani sawit saat ini. ” Program pembinaan berkelanjutan ini sangat bermanfaat, kami melihat Karya Serumpun programnya terus berinovasi tidak hanya dalam peningkatan TBS tetapi juga peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Dia menjelaskan bahwa pemerintah siap menjembatani pekebun untuk bermitra, dan Widya Erti Indonesia kedepannya terus berkembang agar seluruh lapisan petani di Inhu mendapat manfaat dari program ini.
Kemudian, Sutoyo, selaku Project Coordinator dari WEI dalam pantauan elaeis.co, menggambarkan pencapaian dan tantangan program. ” Ini hari merupakan kesempatan untuk merenungkan kemajuan yang telah kita capai dan tantangan yang masih kita hadapi, kami telah melihat peningkatan dalam praktik pertanian, tetapi masih banyak yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan pertanian sawit berkelanjutan.”
Sebagai bagian penting dari Hari Temu Tani, para petani sawit swadaya berkesempatan untuk berbagi pengalaman mereka tentang manfaat yang telah diperoleh serta tantangan yang dihadapi selama mengikuti program SLKS. Sesi ini melibatkan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab antara petani dan perwakilan pemerintah, mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi di lapangan, terutama terkait dengan legalitas lahan dan penerapan praktek pertanian yang berkelanjutan.
Kegiatan Hari Temu Tani ini diharapkan menjadi titik temu untuk memperkuat kolaborasi petani, pemerintah, dan semua stakeholder terkait. WEI berharap, melalui dialog dan kolaborasi yang terbangun akan muncul solusi inovatif untuk mengatasi tantangan yang ada.
Inisiatif ini bukan hanya menjawab tantangan saat ini, tetapi juga mengarahkan kita menuju masa depan industri sawit yang lebih adil, seimbang, dan berkelanjutan, membawa manfaat nyata bagi ekonomi lokal dan lingkungan. (san)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *