Jumat , 26 Juni 2026

Sempat Mati Suri Akibat Covid-19, GSSB di Riau Mulai Merata di Zaman Gubernur Edy Natar

PEKANBARU (pekanbarupos.co) -Jumat (22/12/2023), Gubernur Riau, Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution SIp akan menggelar Tabligh Akbar dan Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB) Riau di Masjid An-Nur Pekanbaru.

Bagi Edy Natar, kegiatan GSSB ini juga merupakan kegiatan rutinitas dan prioritas dari berbagai kegiatan lainnya di pemerintahan Riau. Bahkan, dimana dan apapun kegiatan di sela-sela memberikan sambutan himbauan salat berjamaah selalu ia sampaikan yang menjadi bukti konsistensi menghimbau masyarakat untuk melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid.

Tidak hanya ajakan, himbauan inipun sudah menjadi himbau resmi oleh Edy Natar setelah menjabat sebagai Gubernur Riau. Dimana sesuai pengalaman baru ia Gubernur Riau pertama yang membuat himbauan untuk melaksanakan sholat berjemaah.

Menurutnya, tujuan GSSB ini, adalah mengajak umat untuk meramaikan Masjid pada salat subuh berjamaah. Dan ini juga merupakan kegiatan dakwah yang bukan hanya dilakukan oleh ustad dan tokoh agama saja, tetapi juga tugas dan kewajiban yang haris dilakukan oleh pemimpin.

“emangat menggesa GSSB ini murni tanggungjawab kepada Allah SWT. Jadi diikuti atau tidaknya bukan lagi urusan kita. Yang pasti kita harus saling mengingatkan untuk masyarakat agar tidak menjadi orang yang rugi dalam kehidupan,” katanya.

Edy Natar menceritakan, jika sekitar tahun 2016 lalu kegiatan GSSB ini sempat mati suri dan tidak jalan, tahun 2018 ia menjabat wakil gubernur Riau kegiatan kembali ia gesa. Ditengah perjalanan muncul musibah Covid-19 yang akhirnya terhenti lagi. Lepas dari itu baru kembali digesa yang saat ini terus berkembang yang diberbagai daerah juga sudah ada kelompok kepengurusan.

Sebagai Gubernur Riau melakukan hal dakwah seperti ini. Ia juga merasa pantas melakukanya, Karena upaya tersebut merupakan langkah menuju keberkahan negeri.

“Jadi artinya kalau kita menggerakkan bersama-sama Insya Allah semua bisa mendapat berkah. Saya yakin maka itu kenapa saya selalu berupaya untuk bisa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk ini,” jelasnya.

Kalau ustad itu berdakwah jelas dengan tausiyahnya, tapi kalau pemimpin bisa berdakwah dengan kehadirannya saja itu sudah dakwah. Sehingga, itu sudah menjadi penyemangat dan itu terbukti dengan banyaknya masyarakat melakukan salat subuh berjamaah.

“Alhamdulillah saya lihat sudah banyak masyarakat melakukan sholat subuh berjamaah. Karena itulah dalam berbagai kesempatan ini saya juga ingin mengingatkan mari tetap kita laksanakan sholat berjamaah,.

Sebab kita tidak pernah tahu kapan berakhirnya hidup. Untuk mengantisipasi datangnya waktu itu mari kita laksanakan kebaikan-kebaikan ini sekecil apapun,” tuturnya.(dre)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *