Butuh Perjuangan untuk Sampai Desa Terpencil
RUPATUTARA (pekanbarupos.co) — Jajaran Polsek Rupat Utara Polres Bengkalis yang dipimpin langsung Kapolsek Rupat Utara AKP Cecep Sujapar SH bersama dengan anggotanya melakukan berbagai kegiatan berupa patroli, sosialisasi dengan masyarakat, hingga pengecekan dan menyambangi desa. Terutama desa terpencil yang jauh dari jangkauan sebagai cooling system dalam menciptakan Pemilu Damai 2024.
Salah satu desa terjauh yang berada di wilayah Kecamatan Rupat Utara yaitu Desa Suka Damai dan Desa Titi Akar. Dimana untuk mencapai kedua desa tersebut harus melewati perjalanan jalan darat dan laut. Desa Titi Akar sendiri terdapat 4 Dusun dan salah satu Dusun yang paling jauh adalah Dusun Hutan Samak.
Untuk mencapai Dusun Hutan Samak tersebut, transportasi yang digunakan menggunakan jalur laut yaitu penyeberangan menggunakan kapal pompong dengan jarak tempuh dari Pelabuhan Desa Titi Akar selama 30 menit.
Tak sampai disitu, untuk mencapai daerah tersebut, Kapolsek Rupat Utara bersama anggota harus menempuh perjalanan darat dengan sepeda motor dan melalui jalan di area perkebunan masyarakat yang sebagian masih rusak parah dan tidak bisa dilewati terutama dimusim hujan.
Perjalanan tidak sampai disitu setelah lebih kurang 30 menit perjalanan darat, harus dilanjutkan dengan dua kali menyeberangi Sungai Simpur di Desa Suka Damai dengan menggunakan rakit ataupun sampan. Namun begitulah jalan alternatif satu-satunya yang harus ditempuh oleh Kapolsek menuju Desa Suka Damai dan Titi Akar.
Dalam agenda tersebut, kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek Rupat Utara dibawah pimpinan Kapolsek AKP Cecep Sujapar, SH adalah melakukan kegiatan menyambangi desa dan warga masyarakat, untuk mensosialisasikan Pemilu Damai dengan tokoh masyarakat dan meninjau Dusun Hutan Samak yang merupakan dusun terjauh di Desa Titi Akar.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan cooling system dalam mewujudkan pemilu 2024 mendatang agar berjalan aman dan damai. Pada saat kesempatan berdialog dengan masyarakat, salah satu yang menjadi keluhan masyarakat yang disampaikan kepada Kapolsek Rupat Utara adalah sarana insfrastruktur yaitu akses jalan yang belum tersentuh pembangunan di dua Desa yaitu Desa Suka Damai dan Desa Titi Akar.
Selain itu juga akses penyeberangan di Sungai Simpur yang masih menggunakan rakit dan sampan yang jauh dari kata aman. Adapun Kecamatan Rupat Utara itu sendiri berada di wilayah Kabupaten Bengkalis sebelah utara yang berada berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.
Oleh karena itu, Kapolsek Rupat Utara selalu berpesan dan menekankan kepada anggota untuk tanggap dan jalin komunikasi yang baik dengan masyarakat dan perangkat desa dalam mengantisipasi dan deteksi dini gangguan Kamtibmas baik dari dalam maupun yang datang dari luar. Sehingga Pulau Rupat khususnya Kecamatan Rupat Utara tetap kondusif dan pemilu 2024 aman dan damai.
Diakhir pertemuan dan tokoh masyarakat Kapolsek menyebutkan akan menyampaikan keluhan masyarakat tersebut ke pihak yang berkompenten untuk menjawab semua keluhan masyarakat tersebut.(alz)
Pekanbaru Pos Riau