Senin , 29 Juni 2026
Gubri) Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution.ist

Sebagai Masjid Kebanggan, An-Nur Harus Bisa Berikan Kenyamanan

PEKANBARU (pekanbarupos.co) — Beberapa waktu terakhir ini Gubernur Riau (Gubri) Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution mengakui banyak terjadi permasalahan yang harus di perbaiki di lingkungan Masjid Raya An-Nur Pekanbaru. Pasalnya, permasalahan tersebut berdampak pada kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah maupun menerima ilmu agama yang diselenggarakan di Masjid An-Nur.

Hal itu disampaikan Gubri saat pertemuan dengan pengurus Masjid Raya An-Nur Pekanbaru, Rabu (3/1l di Kediaman Gubri, Pekanbaru. Dikatakannya, permasalahan dimaksud diantaranya terkait fisik, peralatan serta perlengkapan lainya yang ada dilingkungan Masjid.

Jujur, tambahnya, kenyamanan itu juga ia rasakan sendiri saat berada di masjid An-Nur. Diantaranya pada sound syistim yang suaranya tidak begitu jelas ketika mendengar ustad ceramah maupun diawaktu sholat. Begitu juga beberapa hal lainya. “Jadi sekarang ini bagaimana caranya untuk memperbaiki ini dan membuat orang itu nyaman datang ke masjid. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” kata Gubri.

Sebagai Masjid kebanggaan Riau, ini juga merupakan PR kedepannya. Karena memang kondisi Masjid An-Nur seperti itu. Bahkan kata Gubri sebelumnya Kapolda Riau juga pernah sempat terjatuh karena kondisi halaman Masjid licin. Artinya, ini sudah tidak nyaman lagi yang harus jadi perhatian serius ke depan. “Kejadian itu, Bapak Kapolda sendiri yang menyampaikan kepada saya. Beliau hampir terjatuh di Masjid karena licin. Inikan sudah tidak nyaman, inilah yang saya maksudkan itu,” ujarnya.

Gubri menegaskan. untuk di Masjid An-Nur ini, selama ini apapun program dan perencanaan ia tidak pernah dilibatkan. Sehingga ia tidak begitu tau dan paham dengan kejadian yang ada di Masjid An-Nur.

Namun, ketika ada persoalan dan permasalahan seperti saat ini, ia tetap merasa bertanggungjawab di pemerintahan karena ini merupakan tempat ibadah yang di banggakan Riau dan juga terkenal ke luar Riau dengan berbagai programnya.

“Sebelumnya saya minta payung masjid An-Nur dibuka disetiap akhir pekan, Jumat, Sabtu dan Ahad. Itu dasarnya juga agar tau fungsi dari payung itu. Karena saya lihat sendiri lantai di sekitar payung itu masih banyak air tergenang.

Sekali lagi saya berharap, mari bersama-sama kita selesaikan permasalahan ini. Masyarakat bisa nyaman datang ke Masjid dan Masjid An-Nur terus jadi yang terbaik, kebanggaan Riau yang juga menjadi tujuan wisata ke Riau,” tutupnya.(dre)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *