Sabtu , 24 Februari 2024
Gubri Edy Natar meninjau kondisi banjir di Kepenghuluan Karya Mukti, Rimba Melintang bersama Forkopimda.iin

Gubri Tinjau Warga Terdampak Banjir di Rohil

RIMBAMELINTANG (pekanbarupos.co) — Gubernur Riau (Gubri) Edy Natar Nasution datang berkunjung ke Kabupaten Rokan Hilir dalam rangka meninjau kondisi warga terdampak banjir, Kamis (25/1/24). Rombongan Gubri bersama Danrem 031, Wakapolda dan jajaran tiba di lapangan sepak bola Rimba Melintang menggunakan helikopter disambut Bupati Rohil Afrizal Sintong dan rombongan forkopimda.

Gubernur Riau Edy Natar Nasution beranjak ke titik lokasi banjir tepatnya di Kepenghuluan Karya Mukti meninjau posko pengungsian serta mencek debit air bersama rombongan.

Dikatakan Gubri Edy, bahwa bencana banjir ini terjadi hampir di seluruh wilayah Riau, dari seluruh wilayah yang kondisinya masih parah banjirnya yaitu di Rokan Hilir ini. Bahkan, ada beberapa korban masyarakat, anak-anak dan orang dewasa serta serangan binatang buas.

Edy Natar menyebutkan, saat perjalanan dari Pekanbaru menuju Rohil melalui jalur udara, dirinya menyaksikan betapa melimpahnya air sungai. “Kelihatan dari atas sungai itu meluap. Kalau begini status darurat sampai 31 Januari yang ditetapkan sejak November 2023 lalu akan kita perpanjang,” sebutnya.

Masih kata Gubri bahwa prakiraan cuaca yang didapat dari BMKG masih terus seperti ini. Jika kondisi cuaca terus seperti ini maka status darurat akan diperpanjang.

“Mudah mudahan situasi ini segera berakhir dan selalu dalam keadaan aman. Alhamdulillah kita serahkan bantuan dari pemerintah provinsi. Bantuan ini memang tidak seberapa namun lihatlah niat baik dari pemerintah ini,” sebutnya.

Setelah meninjau kondisi banjir di Kepenghuluan Karya Mukti, rombongan Gubri didampingi Bupati Rohil dan rombongan forkopimda langsung meninjau kondisi pengungsi di posko induk dan dapur umum tepatnya di gudang Bulog, Kepenghuluan Seremban Jaya.

Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, bahwa jumlah pengungsi di gudang Bulog Seremban Jaya kurang lebih sebanyak 70 KK. “Sudah tiga hari ini banjir menyusut, dikhawatirkan ada banjir susulan. Semoga tidak ada lagi luapan air,” ucap salah satu warga Budi. (iin)

About Alzamred Malik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *