Sabtu , 15 Juni 2024
Setelah sepekan dua ekor gajah liar yang merusak kebun masyarakat di Pangkalan Kerinci Pelalawan berhasil dievakuasi oleh Tim BBKSDA Riau.amr

Gajah Perusak Kebun Rakyat Berhasil Dijinakkan

PANGKALANKERINCI-Petualangan dua ekor gajah perusak kebun warga di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan Riau berakhir sudah. Keduanya, berhasil dijinakkan oleh Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

“Alhamdulillah dua ekor gajah liar yang meresahkan masyarakat karena ulahnya merusak kebun sudah berhasil dievakuasi,”kata Muslim, mantan Ketua RW 05, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Kamis (1/2/2024).

Menurutnya, gajah terakhir yang berhasil dijinakkan oleh Tim BBKSDA Riau itu pada Rabu (31/1/2024) sore. “Jam persisnya saya tidak tahu. Tapi, sore kemarin berhasil digiring keluar dari semak belukar oleh Tim BBKSDA,”kata Muslim sambil menyebutkan lokasi dijinakkan gajah di area 300 Jalan Pemda menuju KM 55, tidak jauh dari GOR Tengku Pangeran, Pangkalan Kerinci Barat.

“Lalu sekitar maghrib juga truk yang mengangkut 4 ekor gajah (satu gajah liar) dan tiga gajah jinak berangkat. Tapi, ambo tidak tahu akan dibawa kemana oleh tim BKSDA,”paparnya.

Acungan jempol untuk Tim penjinak gajah BBKSDA Riau tentunya. Betapa tidak, setelah lebih kurang satu pekan, mulai Jumat (26/1/2024), akhirnya baru Rabu (31/1/2024) baru membuahkan hasil. Saking sulitnya mengevakuasi satwa liar yang dilindungi ini, berlangsung alot. Meski sempat ditembak bius, namun tidak bisa menjinakkan dua satwa bertubuh gemoy ini sekaligus. Bahkan, tim terpaksa seperti main petak umpet dengan gajah liar ini.

Kadang muncul di KM 3,5 Pangkalan Barat, lalu besoknya sudah beraksi di Desa Makmur dan Desa Mekar Jaya. Setidaknya dalam dua bulan terakhir dua satwa ini pindah dari satu ke lokasi lain, hingga menyulitkan tim memancingnya.

Tiga ekor gajah penjinak didatangkan dari Duri, sebagai media pemikat agar itu mau meninggalkan lokasi masyarakat. Satu ekor si Belalai Panjang ini sebelumnya berhasil dijinakkan pada Sabtu (27/1/2024) di SP 5 Desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci. Jaraknya pun sangat jauh. Harus meretas semak belukar, sungai dan perkebunan masyarakat.

“Kami tentunya sangat berterimakasih kepada Tim BBKSDA Riau yang telah susah payah akhirnya berhasil juga mengevakuasi dua ekor gajah liar di wilayah kami,”kata Ketua RW 05 Suardi Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat yang mengaku sempat beberapa ikut patroli bersama RT setempat dan masyarakat untuk mengusir gajah dari merusak tanaman masyarakat.

“Tak sedikit tanaman produktif masyarakat yang habis oleh dua ekor gajah ini. Mudah-mudahan setelah dijinakkan di evakuasi kondisi aman kembali dan masyarakat bisa bercocok tanam kembali dengan aman. Dan mudah-mudahan juga kawanan gajah tak masuk lagi. Apalagi, lokasinya sangat jauh dari hutan tempat habitatnya hewan liar ini berkumpul,”harap Ketua RW yang akrab disapa Edi ini.

Bu Mei, Pokja Humas BBKSDA yang dikonfirmasi melalui pesan WA mengatakan kedua ekor gajah liar yang berhasil dievakuasi dibawa ke Pusat Latihan Gajah di Minas, Kabupaten Siak. “Dibawa ke Pusat Latihan Gajah di Minas pak,”jelas Bu Mei singkat.(amr)

About Alzamred Malik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *