Sabtu , 15 Juni 2024
Pengedar narkoba jenis sabu-sabu Fir ditangkap Satres Narkoba di rumahnya di Desa Tanjung Pauh, Singingi Hilir.cil

Disembunyikan di Mesin Pompa Air, Pengedar Satu Ons Sabu Disergap Polisi

KUANSING (pekanbarupos.co) — Satuan Reserse Narkoba Polres Kuansing mengamankan narkotika jenis sabu-sabu seberat 62,80 gram di sebuah rumah di Desa Tanjung Pauh Kecamatan Singingi Hilir, Ahad (11/2) sekira pukul 02.00 WIB. Narkotika yang masuk golongan I itu yang disembunyikan tersangka di dalam mesin robin atau mesin pompa air di dalam rumahnya.

Puluhan gram sabu yang ditaksir mencapai belasan jutaan rupiah tersebut diamankan petugas tim opsnal Satres Narkoba Polres Kuansing dari tersangka FIR (38) warga Desa Tanjung Pauh Kecamatan Singingi Hilir.

“Tersangka FIR ini termasuk pengedar narkoba. Penangkapan berawal dari informasi tentang adanya peredaran sabu di Tanjung Pauh,” kata Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito melalui Kasubag Humas Iptu Aman Sembiring kepada Pekanbaru Pos, Ahad (11/2).

Berdasarkan informasi tersebut, kata Kapolres, petugas Satres Narkoba lantas melakukan penyelidikan. Petugas melakukan penelusuran terhadap alamat rumah yang diperoleh informan, Ahad (11/2) sekira pukul 01.00 WIB. “Sekira pukul 02.00 WIB Tim opsnal yang dipimpin Kasat Narkoba melakukan penangkapan terhadap tersangka FIR,” katanya.

Saat disergap katanya, tersangka sedang berada di dalam kamar rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu buah tas kain warna biru toska yang berisi satu paket besar diduga narkotika jenis sabu. “Barang bukti sabu di simpan didalam mesin robin yang diletakkan di dalam kamar mandi rumah pelaku,” katanya.

Saat diintrograsi, kata Kapolres, tersangka Fir mengaku paket besar diduga narkotika jenis sabu tersebut miliknya yang didapat dari rekannya Sambo (DPO) sebanyak satu ons. “Jadi tersangka FIR ini beli sabu-sabu ke Sambo di Pekanbaru sebanyak satu ons dengan harga Rp65 juta,” katanya.

Masih kata Kapolres, selanjutnya paket satu ons itu diecer oleh pelaku ke dalam paket-paket kecil mulai harga Rp200 ribu hingga Rp1 juta. Saat ini tersangka dan seluruh barang bukti dibawa ke Polres Kuansing guna pemeriksaan lebih lanjut. “Hasil tes urin tersangka FIR juga positif Ampethamin,” katanya.

Barang bukti yang berhasil disita, katanya, satu bungkus plastik bening besar berisi butiran kristal diduga sabu seberat 62,80 gram, satu ball plastik klip, satu buah sendok terbuat dari pipet, dua buah mancis, satu buah bong dan uang tunai Rp4,5 juta. “Satu unit ponsel, satu buah kaca virex dan satu tas kain warna biru toska.

Saat ini lanjut Kapolres, pelaku FIR telah ditetapkan sebagai tersangka dalam tindak pidana peredaran narkotika jenis shabu, sebagaimana dimaksud Pasal 112 ayat (1) Jo 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika, dengan status sebagai pengedar.(cil)

 

About Alzamred Malik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *