Rabu , 14 Oktober 2026
Tersangka Bismar (44) saat diamankan di Mapolsek Bagan Sinembah.met

Mayat dalam Sumur di Simpang Pujud Ternyata Dibunuh, Pelaku Berhasil Ditangkap Polsek Bagan Sinembah

Korban pembunuhan saat diangkat warga.met

BAGANBATU (pekanbarupos.co) — Sempat membuat heboh warga masyarakat Dusun Simpang Pujud Kepenghuluan Bahtera Makmur Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir atas ditemukannya seorang mayat di dalam sumur pada Minggu (16/6/2024) ternyata korban pembunuhan.

Hal itu terungkap setelah saksi ( tersangka ) yakni Bismar Efraim Panggabean (44) yang sempat menghilang saat pihak kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia berhasil ditangkap dan diamankan serta mengakui perbuatannya usai diinterogasi petugas.

“Setelah diinterogasi lebih mendalam akhirnya terduga pelaku mengakui perbuatannya terhadap korban yakni melakukan pencurian dengan kekerasan dengan cara mencekik leher korban kemudian memukul kepala korban menggunakan kayu dan mendorong tubuh korban yang mengakibatkan korban jatuh ke dalam sumur,” kata Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Imron Teheri melalui Kanit Reskrim Iptu Reynaldi Yudhista Indrasari S.Tr.K, Senin (17/6/2024) malam.

“Tersangka terancam Pasal 338 dan atau 365 ayat (3) dan atau pasal 351 ayat (3) KUHPidana yaitu melakukan pencurian dengan kekerasan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan kematian seseorang,” tegas Iptu Reynaldi.

Kronologi Pengungkapqn Kasus Penemuan Mayat di Dalam Sumur 

Kronologi Pengungkapan kasus penemuan mayat didalam sumur itu bermula pada Minggu (16/6/2024) sekira pukul 00.30 WIB, korban Ngadiono Batubara (22) warga afdeling III Perkebunan Sei Meranti PTPN V pergi bersama temannya, Sadam Husin (31) ke sebuah warung remang-remang di wilayah KM 7 Simpang Pujud, Kepenghuluan Bahtera Makmur Kecamatan Bagan Sinembah.

Setelah itu, penjaga warung meminta uang tagihan kepada Sadam Husin dan Ngadiono, namun saat ditagih uang Sadam Husin kurang sehingga menitipkan 1 unit Handphone dan uang tunai Rp 400.000.

Pada saat itu, teman korban mengatakan “Kau sini dulu ya, aku mau ambil uang dulu, nanti aku balik lagi kesini,” kata Sadam Husin kepada korban.

Namun pada saat saksi Sadam Husin kembali ke warung, korban sudah tidak ada lagi di warung remang-remang tersebut. Teman korban pun menanyakan keberadaan korban kepada penjaga warung. Namun penjaga warung mengatakan bahwa temannya sudah lari tidak tahu kemana.

Kemudian setelah membayar kekurangan tagihan, Sadam Husin bergegas untuk kembali ke rumah karena menduga korban sudah kembali pulang ke rumahnya.

Tidak jauh dari warung tersebut, Sadam Husin melihat seorang laki-laki bernama Bismar ( tersangka) yang berjalan dari arah semak-semak sambil berkata “Ada ku lihat orang jalan sendiri ke semak-semak ini,”. Mendengar itu, Sadam Husin meminta untuk menunjukkan jalan dan mengikuti Bismar mencari korban.

Kemudian ketika tiba di sebuah sumur, Bismar mengatakan dengan yakin bahwa korban masuk ke dalam sumur. “Itu kawan mu, pakai jaket dia kan kawan mu itu,”.

Namun karena posisi masih dalam keadaan gelap dan kondisi sumur yang cukup dalam, Sadam Husin tidak bisa memastikan bahwa itu benar temannya yang sedang dicari. Karena ketika disorot menggunakan senter, sesuatu yang diduga mayat korban tidak terlihat jelas oleh kasat mata.

Selanjutnya Sadam Husin menjemput saksi Candra Gembira Pardede di rumahnya untuk ikut menyaksikan penemuan sesuatu yang diduga mayat oleh Bismar tadi.

Setelah itu Bismar berinisiatif mengajak Sadam Husin untuk mengambil tali tambang ke rumahnya dan berusaha turun ke dalam sumur menggunakan tali tersebut. Dan setelah turun ke dalam sumur, Bismar melihat jelas ada mayat laki-laki yang merupakan teman Sadam Husin yang dicari-cari tadi.

Kemudian Bismar langsung berusaha mengikat mayat tersebut menggunakan tali untuk dievakuasi. Namun saksi menganjurkan untuk tidak mengevakuasi sebelum aparat kepolisian datang. Sekira pukul 06.00 WIB, piket Reskrim Polsek Bagan Sinembah tiba di lokasi dan mengevakuasi mayat korban dari dalam sumur.

Kemudian mayat tersebut dibawa ke Puskesmas Bagan Batu untuk dilakukan pemeriksaan bagian luar pada tubuh mayat tersebut selanjutnya mayat tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan Otopsi.

Dari hasil visum di Puskesmas Bagan Batu menurut keterangan dr Budi Ramadhan, ditemukan lumpur di dalam mulut, hidung dan telinga. Lebam pada leher tengah ada beberapa titik, dan kondisi mayat tidak kaku setelah sampai di Puskesmas. (met)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *