Atlet Taekwondo putri nomor poomsae Abigail Anindya Syava foto bersama peraih medali lainnya dan para orangtua atlet Dhanys, usai pengalungan medali di Kejurprov Taekwondo Riau 2024, Jumat (27/9/2024) di Gelanggang Remaja Pekanbaru.
PEKANBARU (pekanbarupos.co)- Atlet putri Taekwondo Pekanbaru, Riau, Abigail Anindya Syava tampil memukau, pada Kejurprov Taekwondo Riau 2024, Jumat (27/9/2024) di Gelanggang Remaja Pekanbaru.
Turun di nomor poomsae kadet pemula putri, gadis cantik tersebut sukses menjalankan misi, sesuai instruksi pelatihnya.
Nindy-sapaan akrab Abigail Anindya Syava, berhasil finis di peringkat 3, dan membawa pulang medali perunggu. Sementara peraih medali emas milik Amanda dan medali perak, Marsha.
Hasil ini membuat wajah putri sulung pasangan Syafruddin dan Ivana Lestari ini, bersinar. Senyum bahagia tak henti-hentinya terpancar menghiasi wajah gadis cilik nan molek itu. Rekan-rekan setimnya juga tak mau ketinggalan, memberikan aplus panjang karena senang Nindy bisa naik podium juara.
Sekadar gambaran, sejak latihan taekwondo dua tahun lebih di Dojang PPW Dhanys Pekanbaru, ini pertama kali Nindy ikut kejuaraan resmi. Awalnya, pelatihnya mempersiapkan Nindy tampil di nomor kyurugi (laga). Namun belakangan, karena posturnya yang tinggi, akhirnya tim pelatih menetapkan Nindy turun di nomor poomsae (seni).
“Alhamdulillah, segala puji kepala Allah SWT. Terima kasih dukungan semuanya, papa bunda, keluarga besar saya, pelatih, teman-teman di Dojang, guru di sekolah (SDN 165), dan yang lainnya. Medali ini saya persembahkan untuk semuanya,” kata pelajar kelas VI SDN 165 ini, Sabtu (28/9/2024).
Hasil medali perunggu tersebut, tentu tidak membuat kakak Viola dan Shawqi ini jumawa. Sebab, masih panjang perjalanan prestasi yang harus diraihnya lagi. Target menjadi yang terbaik di nomor spesialis, serta harapan bisa meraih medali emas di kejuaraan selanjutnya, menjadi PR utama.
“Tapi yang pasti, taekwondo dan pendidikan di sekolah harus sama-sama berjalan. Kami mengharapkan dukungan semua pihak, agar anak saya konsisten. Yang paling penting bagi kami, belajar taekwondo Nindy punya attitude yang baik, bisa jaga diri, dan menjadi atlet handal di kemudian hari, itu bonus,” tambah Ibu Nindy, Ivana Lestari pula.
Ivana juga akan menanamkan komitmen di dalam dirinya putrinya, bahwa ke depan sangat perlu bela diri menghadapi tantangan zaman.
“Bagi kami, bela diri untuk anak itu sangat penting mengantisipasi gangguan di luar. Adiknya juga ikut taekwondo. Memang jika sungguh-sungguh, bisa nantinya jadi atlet nasional. Tapi pendidikan juga penting. Alhamdulillah Nindy selalu juara di kelasnya,” aku Ivana lagi.
Sementara itu, Pelatih Kepala Dojang Dhanys Pekanbaru Hamdani, mengaku bangga dengan hasil yang diraih Nindy, dan teman-teman lainnya. Baginya, sosok Nindy punya kharisma tersendiri, dan berpotensi untuk menjadi atlet nasional, jika rajin latihan.
Apalagi punya fisik bagus dan tinggi yang nantinya menjulang. Bahwa ini modal untuknya, bisa menjadi yang terbaik di setiap kejuaraan.
“Pesan saya, jangan pernah puas dengan hasil sekarang dan kejar terus prestasi. Kamu punya bakat untuk jadi atlet Pelatnas Taekwondo di kemudian hari,” aku Hamdani, yang diamini pelatih lainnya, Sri.
Dojang Dhanys Pekanbaru dalam Kejurprov Riau Taekwondo 2024, menurunkan 53 atlet terbaiknya. Hampir semua atlet meraih medali, baik medali emas, perak dan perunggu.(yan)
Biofile
Nama: Abigail Anindya Syava
Umur: 12 Tahun
Tempat Lahir: Kota Pekanbaru, Riau
Sekolah: SDN 165 Pekanbaru (kelas VI)
Alamat: Jalan Delima, Kecamatan Bina Widya Pekanbaru
Orangtua: Syafruddin S Sos MM (Ayah)
Ivana Lestari AMd (Ibu).
Pekanbaru Pos Riau