
Hadiri Car Free Night Batik Kuansing Carnaval
KUANSING (pekanbarupos.co)-Kapolres Kuantan Singingi AKBP Pangucap Priyo Soegito menghadiri acara Car Free Night Batik Kuansing Carnaval (BKC) sempena memperingati Hari Jadi ke-25 Kabupaten Kuantan Singingi.
Acara yang digelar meriah di depan Gerbang Taman Jalur, Teluk Kuantan dilaksanakan Sabtu malam (12/10/2024). Acara ini dihadiri berbagai tokoh penting dari pemerintah daerah, unsur Muspida, serta masyarakat setempat.
Turut hadir Pjs Bupati Kuansing drg Sri Sardono Mulyanto M.Han, Ketua DPRD Kuansing yang diwakili anggota DPRD Gusmir Indra, Dandim 0302 Inhu Kuansing yang diwakili Pabung 02 KT Kapten Inf Legimin, Kajari Kuansing yang diwakili Kasidatun Raden Muhammad Sandi Meita, Ketua Pengadilan Agama Kuansing Genius Virades, S.H., dan Pj. Sekda Kuansing Fahdiansyah, S.Pog.
Acara ini juga dihadiri para asisten, staf ahli, kepala badan, serta kepala dinas OPD di lingkungan Pemkab Kuansing, bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tamu undangan lainnya.
Pjs Bupati Kuansing drg Sri Sardono Mulyanto menekankan pentingnya acara ini sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuansing yang ke-25. Ia mengapresiasi kreativitas masyarakat Kuansing melalui kegiatan yang luar biasa ini.
“Acara ini sangat kreatif dan menunjukkan betapa kaya akan budaya dan adat istiadat masyarakat Kuansing. Kami berharap batik Kuansing dapat terus dikembangkan sehingga bisa bersaing dengan motif batik dari daerah lain,” ujar Pjs Bupati.
Ia juga menegaskan batik Kuansing merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat yang harus terus dilestarikan agar tidak hilang oleh perubahan zaman.
Setelah memberikan sambutan, Pjs Bupati membuka resmi Runaway Kuansing Batik Festival. Diawali oleh Pjs Bupati bersama dengan unsur Muspida dan tamu VIP.
Selain itu, seluruh peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan kemudian turut memeriahkan acara dengan penampilan mereka, menampilkan karya-karya terbaik menggunakan batik Kuansing.
Dalam kategori Rarak Godang, juara pertama diraih oleh Dewan Kesenian Gunung Toar, sementara DKC Pangean dan DKC Kuantan Tengah masing-masing meraih posisi kedua dan ketiga.
Pada kategori Vokal Solo, DKC Kuantan Tengah meraih posisi juara pertama dan kedua, sementara juara ketiga diraih oleh DKC Sentajo Raya. Untuk lomba Tari Persembahan, DKC Kuantan Tengah kembali meraih juara pertama, disusul oleh DKC Singingi dan DKC Pangean di posisi kedua dan ketiga.
Salah satu sorotan utama dari acara ini adalah pengumuman pemenang Batik Kuansing Carnaval (BKC). Kecamatan Kuantan Mudik terpilih sebagai desainer terbaik, sedangkan Polres Kuansing memenangkan penghargaan sebagai tim dengan atribut favorit. Penampilan terbaik diberikan kepada BPKAD, sementara untuk kategori juara umum, Setda Kuansing berhasil keluar sebagai juara pertama, diikuti oleh Sekretariat DPRD Kuansing sebagai juara kedua, dan Bapenda Kuansing di posisi ketiga.
Acara kemudian ditutup dengan hiburan berupa permainan tradisional berandai, yang diikuti oleh Pjs. Bupati Kuansing dan unsur Muspida Kuansing. Acara berlangsung hingga pukul 23.00 WIB, dengan suasana yang penuh kegembiraan dan antusiasme dari seluruh peserta dan penonton.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Pangucap Priyo Soegito menyampaikan bahwa Polres Kuansing mendukung penuh kegiatan-kegiatan budaya yang dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah daerah, terutama dalam rangka menyambut Pilkada Serentak 2024.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk pelestarian budaya, sekaligus menciptakan suasana yang kondusif dan aman bagi masyarakat,” ungkap Kapolres.(cil)
Pekanbaru Pos Riau