Kamis , 22 Oktober 2026

Uji Publik Pertanian Modern untuk Calon Pemimpin Pekanbaru, Hanya Dihadiri Paslon Edy Nasution-Bibra

PEKANBARU (Pekanbaru Pos.co) – Bentuk uji publik terhadap Calon pemimpin kota Pekanbaru. Universitas Lancang Kuning (UNILAK) gelar seminar pertanian modern dengan melibatkan seluruh Calon Walikota Pekanbaru yang maju Pilkada serentak 2024.

Hanya saja, seminar uji publik yang bertema “Inovasi dan Kreatifitas  Untuk Masa Depan Pertanian Indonesia” tersebut dihadiri cuma satu dari lima calon Walikota Pekanbaru. Yaitu Calon Nomor Urut 4 Brigjend TNI (Pur) Edy Nasution yang juga didampingi Calon Wakil Walikota Pekanbaru Dastrayani Bibra.

Informasi tersebut disampaikan Ketua Panitia Pelaksana pelaksana, Rido Putra Juliansyah, Rabu (7/11/2024) malam. Dikatakannya jika undangan itu telah disampaikan kepada seluruh calon. Namun yang hadir memenuhi undangan hanya pasangan Edy Nasution- Dastrayani Bibra.

“Kita sudah kirim undangan dan sudah konfirmasi setiap hari sejak undangan kita kirim, namun sampai seminar terlaksana hari ini, empat calon lain tidak ada kabar berita,” terang Rido

Empat calon lain yang tidak hadir dan yang sudah dikonfirmasi itu kata Rido adalah Calon Walikota Muflihun, Istiawati Ayus, Ida Yulita Susanti dan Agung Nugroho.

“Seminar ini kata buat sebagai uji publik terhadap kemampuan calon pemimpin kita terkait pertanian modern. Bagai mana visi misi mereka terhadap pertanian ke depan,” jelasnya.

Ketidak hadiran 4 Calon Walikota Pekanbaru dalam seminar pertanian tersebut juga dibenarkan oleh Hardi, Pembantu Rektor III Unilak. Menurut Hardi yang datang hanya Edy Nasution-Dastrayani Bibra. Sementara program ini juga sangat penting terkait program pemerintah atau pemimpin kedepan terkait pertanian.

“Program ini juga termasuk peran pemimpin kedepan karena juga berhubungan dengan pertanian di daerah. Jadi kalau kenapa dari pasangan yajg tidak ikut kita juga tidak tahu penyebabnya,” ujarnya.

Sementara Calon Walikota Pekanbaru Edy Nasution mengatakan, jika seminar yang diselenggarakan UNILAK ini cukup bagus karena menyangkut pertanian yang juga salah satu program yang harus dikembangkan untuk masyarakat. Khususnya di Kota Pekanbaru.

“Dan ini juga salah satu program terkait perekonomian masyarakat. Kita juga telah memiliki program untuk pertanian ini dan sudah teruji sesuai yang kita lakukan sebelumnya. Seperti pemanfaatan lahan kosong dengan tanaman yang menghasilkan,” jelasnya.

Sebelumnya kata Mantan Danrem 031 Wira Bima ini, ia sudah melakukan pemanfaatan lahan kosong ini di Kecamatan Tenayan Raya. Yaitu Taman Gembira Durilengkeng yang isinya berbagai macam tanaman menghasilkan. Sepeti Durian, lengkeng, mangga dan berbagai jenis tanaman lainya.

“Ini juga sudah saya kembangkan saat menjabat wakil Gubernur hingga Gubermur Riau lalu. Jadi untuk pertanian ini juga termasuk dalam visi misi kita maju jadi pemimpin Kota Pekanbaru,” tuturnya.

Terkait ketidakhadiran pasangan Calon lain, mantan Gubernur Riau ini menanggapi itu kembali kepada hak calon yang tidak bisa ia campuri.

“Kalai saya untuk kegiatan seperti ini sudah terbiasa. Selama saya ada waktu dan tidak ada kendala saya mengupayakan hadir setiap ada undangan. Namanya saja undangan yang secara agamapun wajib kita datangi.

Artinya secara etika kita juga termasuk dan diamggap penting dalam kaitan undangan. Maka itu, kita wajib menghargai dan menghadiri,” tutupnya.(dre)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *