PANGKALANKERINCI(pekanbarupos.co) – PT PLN Nusantara Power, melalui Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkit Pekanbaru, mengumumkan pembukaan pintu pelimpah (spillway gate) Waduk PLTA Koto Panjang pada Senin, 13 Januari 2025, pukul 15.00 WIB. Hal ini dilakukan menyusul tingginya intensitas hujan yang menyebabkan kenaikan inflow dan elevasi waduk yang cukup signifikan.
Menanggapi hal ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau , Tengku Zulfan, M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengaktifkan sistem pemantauan dan siaga darurat. “Kami sudah menginstruksikan tim di lapangan untuk memonitor wilayah rawan terdampak dan mempersiapkan langkah evakuasi jika diperlukan,” ujarnya, Selasa (14/1/2025)
Tengku Zulfan juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap siaga terhadap potensi peningkatan debit air. “Komunikasi dengan PLN dan pihak terkait terus kami lakukan agar informasi terkini dapat disampaikan secara cepat dan akurat kepada masyarakat,” tambahnya.
BPBD Pelalawan mengingatkan warga untuk menghindari aktivitas di sekitar bantaran sungai selama pembukaan spillway berlangsung dan terus memantau perkembangan situasi melalui informasi resmi dari pemerintah.
“Dihimbau masyarakat di bantaran sungai kampar agar meningkatkan kewaspadaan, menjaga anak-anak agar tidak mandi di sungai, menyelamatkan barang-barang berharga agar tidak terkena air serta segera melaporkan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di sekitar lingkungannya,”imbaunya.
“Perkiraan air limpahan waduk PLTA Koto Panjang akan sampai 3 hari mendatang. Saat ini ketinggian debit air masih 2,47 m dari batas normal,”tutur Tengku Zulfan.
Dalam surat pemberitahuan yang sudah tersebar luas yang ditujukan kepada Gubernur Riau dan Gubernur Sumatera Barat, disebutkan bahwa total pembukaan spillway sebanyak 3 pintu dengan masing-masing lebar 50 cm. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi meluapnya air waduk dan menjaga stabilitas operasional PLTA Koto Panjang.
PLN juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah hilir waduk, khususnya di sepanjang aliran Sungai Kampar, agar tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas. Pasalnya, pembukaan spillway dapat meningkatkan debit aliran sungai yang berpotensi memicu banjir di beberapa kawasan.amr)
Pekanbaru Pos Riau