Kamis , 16 April 2026
Foto Ppco : Ahli K3 dari Kemenaker saat melakukan sosialisasi di GMI Simpang Pujud Bagan Batu.

Ahli K3 BPJamsostek Sosialisasi Manfaat Perlindungan BPJS ketenagakerjaan Di GMI

BAGAN BATU (pekanbarupos.co) – Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang juga perwakilan BPJAMSOSTEK, Suherman M.Ks, memberikan sosialisasi mengenai manfaat BPJS Ketenagakerjaan pada hari ulang tahun istri istri pendeta Gereja methodist Indonesia ( GMI) cabang Rohil di Simpang Pujud Bagan Batu, Selasa (6/5).

Sosialisasi manfaat Perlindungan BPJS ketenagakerjaan ini digelar bersama pendeta pendeta yang ada dalam Naungan gereja methodist Indonesia ( GMI). Herman menyampaikan pentingnya pemahaman tentang jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di berbagai sektor termasuk Pendeta yang melayani umat dalam hal kebaktian dan lainnya baik di dalam gereja maupun di tempat tempat pertemuan lainnya.

Dalam pemaparannya, Herman menjelaskan bahwa BPJAMSOSTEK memiliki berbagai program perlindungan bagi pekerja, di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kematian (JKM). Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan finansial bagi pekerja jika mengalami kecelakaan kerja, pensiun, atau bahkan meninggal dunia.

“Masih banyak masyarakat, terutama pekerja sektor informal, yang belum memahami betapa pentingnya memiliki perlindungan sosial dari BPJAMSOSTEK. Dengan mengikuti program ini, pekerja tidak hanya mendapatkan perlindungan bagi diri sendiri tetapi juga untuk keluarganya,” ujar Herman.

Herman juga menjelaskan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan kini semakin mudah diakses oleh para pekerja, termasuk bagi mereka yang bekerja di sektor informal. Pemerintah dan BPJAMSOSTEK terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih banyak pekerja terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

Acara sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari pendeta dan istri istri pendeta yang hadir. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar prosedur pendaftaran, manfaat yang diterima, serta bagaimana cara mengklaim jaminan apabila mengalami kecelakaan kerja atau memasuki masa pensiun.

Pendeta Rumahorbo selaku pengurus gereja GMI menyampaikan apresiasi kepada BPJAMSOSTEK atas sosialisasi yang diberikan. Ia berharap semakin banyak Jemaat yang menyadari pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja.

“Kami sangat berterima kasih atas edukasi yang diberikan. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi para pendeta yang belum memahami pentingnya jaminan sosial,” ujar Pendeta Rumahorbo

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak pendeta dan pekerja, baik di sektor formal maupun informal, yang mendaftarkan diri sebagai peserta BPJAMSOSTEK. Pemerintah terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan agar pekerja dapat bekerja dengan lebih aman dan nyaman.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu upaya nyata BPJAMSOSTEK dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait manfaat jaminan sosial, terutama di daerah-daerah yang masih minim pemahaman mengenai program ini.

Dalam sosialisasi ini ,pihak rumah sakit Ibunda bagan batu juga turut hadir sebagai PLKK (Pusat Layanan Kecelakaan Kerja) dan memberikan CSR (Coorporate Sosial Responsibilty) bagi istri istri pendeta yang turut membantu Pelayanan bagi Jemaat Gereja di seluruh gereja yang tersebar di Kabupaten Rokan Hilir.dr Pujiati selaku Dirut Rumah sakit Ibunda menjelaskan bahwa

“Program CSR ini adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar rumah sakit agar para pekerja lainnya juga dapat merasakan manfaat Perlindungan BPJS ketenagakerjaan secara merata,” tutup dr.Pujiati selaku Dirut Rumah Sakit Ibunda Bagan Batu.(met)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *