KUBU (pekanbarupos.co) – Innalillahi Wa innalillahi rojiun, duka mendalam menyelimuti keluarga besar Suku Hamba Raja, atas meninggalnya tokoh adat Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam (Kuba) yang juga ketua Suku Hamba Raja, Almarhum Kh.H.Kamalul Matwafa.
Tak hanya keluarga besar Suku Hamba Raja yang berduka. Duka mendalam juga turut di rasakan keluarga besar sektor Polsek Kubu, Polres Rokan Hilir, Polda Riau.
Tokoh adat yang dikenal kental dekat dengan semua kalangan masyarakat itu terkahir mengeluhkan anoreksia atau nafsu makan menurun.
Almarhum menghembuskan nafas trakhir di usia 75 Tahun, Selasa (8/7/2025) sekitar pukul 14.00 WIB di rumah Almarhum di Jalan Jendral Sudirman, Pasar Pelita, Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir.
Kebar wafatnya tokoh adat yang juga tokoh masyarakat ini dengan cepat tersiar di kalangan masyarakat. Warga dari berbagai sudut penjuru desa langsung berdatangan kerumah duka turut serta mendoakan almarhum.
Terpantau, sejak kabar duka ini tersiar mulai dari pukul 14.00 WIB, sejumlah pelayat berduyun-duyun dari siang sampai malam hingga mengantarkan jenazah Almarhum untuk dimakamkan di TPU Masjid Al-Inayah, Rabu (9/7/2025).
Kapolsek Kubu, Iptu Kodam Firman Sidabutar SH.MH mengaku sangat kehilangan sekali atas meninggalnya sosok tokoh adat, Almarhum Tuan Kholifah H. Kamalul Matwafa.
“Kita sangat kehilangan almarhum, beliau (almarhum red) sangat dikenal tokoh adat, dan tokoh masyarakat di Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam,” kata Kapolsek Kubu, Iptu Kodam Firman Sidabutar saat ikut melakukan proses pemakaman jenazah almarhum di TPU Masjid Al-Inayah.
Lanjut Kapolsek, sejak ia berdinas di Kecamatan Kubu dan Kuba sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek), Almarhum sangat memiliki kontribusi besar dalam membantu tugas-tugas kepolisian di sektor Polsek Kubu dalam melaksanakan Kamtibmas.
“Almarhum sangat banyak membantu tugas-tugas Kepolisian dan acara-acara yang berhubungan dengan masyarakat, segala hal yang baik dari Almarhum tentu kita lestarikan dan kembangkan, mari sama-sama kita doakan agar almarhum diberikan tempat yang layak dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan atas musibah ini,” ujarnya.
Menurut Kapolsek, terkahir ia bertemu dengan almarhum, sehari sebelum pelaksanaan Pesona Seni Silat di Polsek Kubu ketika itu ingin mengantarkan undangan, ternyata, saat itu Almarhum sudah mengalami sakit, bahkan sudah tidak mengenali lagi.
“Kemaren saya ingin mengundang almarhum sebagai tokoh adat untuk hadir pada acara Pesona Seni Silat, tapi almarhum sudah sakit, dan terakhir saya mendengar kabar pada Hari Selasa (8/7/2025) sudah meninggalkan kita semua, atas nama Kepolisian Sektor Polsek Kubu kami turut berduka yang sedalam-dalamnya,” kata Kapolsek mengakhiri. (Zul)
Pekanbaru Pos Riau