Minggu , 19 April 2026

OJK Riau Dorong Literasi Keuangan ASN Kabupaten Siak

SIAK (pekanbarupos.co) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau terus berupaya meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat melalui kegiatan edukasi dan literasi keuangan. Salah satu kegiatan tersebut ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, Rabu (9/7/2025).

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan pribadi yang bijak dan bertanggung jawab,” ujar Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Riau, Elvira Azwan.

Ia menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat literasi keuangan di kalangan ASN.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membekali Bapak/Ibu dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan produk dan layanan keuangan yang legal, aman, dan sesuai kebutuhan, serta terhindar dari jerat aktivitas keuangan yang merugikan,” ungkap Elvira.

Elvira juga menyampaikan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan tren positif. Tingkat literasi keuangan nasional tercatat sebesar 66,46 persen, meningkat dari 65,43 persen pada 2024. Sementara tingkat inklusi keuangan mencapai 80,51 persen, naik dari 75,02 persen di tahun sebelumnya.

“Masih terdapat kesenjangan antara inklusi dan literasi keuangan. Artinya, banyak masyarakat yang sudah menggunakan produk dan layanan keuangan, tetapi belum sepenuhnya memahami manfaat, risiko, dan cara penggunaannya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Siak, Syamsurizal mengapresiasi langkah OJK dalam memberikan edukasi kepada ASN di wilayahnya. Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pemkab Siak dalam mendorong kesejahteraan ASN melalui pemahaman finansial yang baik.

“Dengan program ini, kami berharap ASN kita dapat lebih memahami pentingnya menabung dan memiliki akses ke layanan keuangan yang aman dan terpercaya. Ini merupakan langkah strategis yang harus terus kita dorong secara masif, sistematis, dan berkelanjutan,” kata Syamsurizal.

Sebagai bagian dari upaya inklusi keuangan, Pemerintah Kabupaten Siak melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) juga menargetkan 80 persen pelajar di wilayahnya memiliki rekening bank pada tahun 2025 melalui program KEJAR.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor publik. ASN sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam pengelolaan keuangan yang sehat.

Para peserta kegiatan mendapatkan materi tentang pengelolaan keuangan pribadi, perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan, serta kewaspadaan terhadap praktik pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang masih marak terjadi di masyarakat.

Dengan kegiatan ini, OJK berharap ASN mampu menjadi contoh dalam menggunakan layanan keuangan formal dengan bijak dan menjadi perpanjangan tangan edukasi keuangan kepada masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Selain itu, OJK menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, guna menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.(yan)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *