BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) – Kondisi terkini Jembatan Pedamaran I dan Pedamaran II mengalami penjarahan oleh oknum pencuri yang tidak bertanggung jawab.
Sejumlah besi pagar dan besi pembatas pada kiri dan kanan jembatan menjadi sasaran empuk rayap besi. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) mengimbau kepada lapisan masyarakat Rohil, khususnya di seputar Jembatan Pedamaran untuk bersama-sama menjaga aset jembatan tersebut.
Dikonfirmasi Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Riau Zulfahmi ST MT menyayangkan kondisi terkini Ikon kebanggaan masyarakat Rokan Hilir tersebut. Seharusnya masyarakat bangga dan menjaga setiap rinci badan jembatan agar tetap utuh.
Selain menjadi akses penyebrangan antar kecamatan, Jembatan Pedamaran merupakan aset penting yang harus dijaga. Pasalnya, selain menjadi urat nadi masyarakat untuk ke ibukota Bagansiapiapi bagi masyarakat Kubu, Kuba dan Pekaitan. Jembatan Pedamaran juga dijadikan objek wisata bagi masyarakat lokal.
“Kami himbau kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga jembatan Pedamaran. Jembatan Pedamaran masih butuh perbaikan pasca ditabrak ponton material proyek beberapa tahun yang lalu,” kata Zulfahmi.
Zulfahmi menyebutkan, Dinas PUPR-PKPP Riau terus berupaya menyelesaikan perbaikan kerusakan tiang pancang tersebut dan ditargetkan pada tahun depan kembali dilaksanakan.
“Dan kami minta oknum-oknum masyarakat jangan lagi mencuri besi pagar jembatan itu. Pagar besi jembatan itu sangat penting untuk menjaga keselamatan orang dan kendaraan yang akan melintas,” pungkasnya. (iin)
Pekanbaru Pos Riau