BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mendukung peningkatan swasembada pangan dan kesejahteraan masyarakat, Bupati Bengkalis Kasmarni, secara langsung memimpin penanaman perdana kelapa sawit program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Tumpang Sari Padi Gogo.
Acara bersejarah ini berlangsung di lahan Kelompok Tani Segoromas, Desa Muara Dua, Kecamatan Siak Kecil, Rabu (24/9).
Kehadiran orang nomor satu di Negeri Junjungan ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa dari para anggota Kelompok Tani Segoromas serta seluruh elemen masyarakat Desa Muara Dua. Suasana kebersamaan dan harapan terpancar jelas di tengah-tengah kegiatan yang menandai babak baru bagi sektor pertanian di wilayah tersebut.
Program PSR yang diinisiasi ini telah melalui uji kelayakan lahan secara cermat, memastikan kesesuaian untuk penanaman tumpang sari padi gogo. Proyek ambisius ini mencakup area seluas 154 hektar dan melibatkan partisipasi aktif dari 86 Kepala Keluarga (KK) petani setempat, menunjukkan skala dan dampak positif yang diharapkan.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program Peremajaan Sawit Rakyat (replanting) yang dikombinasikan dengan Tumpang Sari Padi Gogo. “Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat yang telah menginisiasi program luar biasa ini. Dengan adanya bantuan ini, para petani kita akan lebih mudah dalam melakukan replanting, sehingga kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat baik dari para petani sawit di Kabupaten Bengkalis,” ujar Bupati Kasmarni, disambut tepuk tangan meriah.
Bupati melanjutkan, bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. “Hari ini kita menyaksikan salah satu langkah nyata dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan petani, melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR) yang difasilitasi oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Luas lahan lebih dari 154 hektar yang melibatkan 86 petani ini, menjadi bukti komitmen kita dalam memperkuat sektor perkebunan yang saat ini merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat kita,” tegasnya, menekankan pentingnya sektor ini bagi perekonomian lokal.
Menanggapi harapan dari Kelompok Tani Segoromas Desa Muara Dua terkait pembangunan infrastruktur jalan, Bupati Kasmarni menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mewujudkannya secara bertahap. “Kami berharap masyarakat Desa Muara Dua untuk bersabar. Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya untuk melakukan pembangunan di semua sektor secara bertahap, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah kita yang saat ini sedang dalam fase efisiensi,” pungkasnya, menunjukkan transparansi dan prioritas pembangunan yang berkesinambungan.
Kegiatan penting ini turut disaksikan oleh sejumlah tokoh dan pejabat penting, antara lain Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Febriza Luwu dan Asep Setiawan, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Turut hadir pula perwakilan dari Dirjenbun Kementerian Pertanian dan Direktur BPDP, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (PTPHP) Provinsi Riau, Kepala Dinas PTPHP Bengkalis, Kepala Dinas Perkebunan Bengkalis, Camat Siak Kecil Syahnan, Pj. Kepala Desa Muara Dua Rahmad, Ketua Aspekpir Bengkalis, serta Ketua Kelompok Tani Segoromas Rustono.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas perkebunan sawit, tetapi juga menciptakan ketahanan pangan melalui tumpang sari padi gogo, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi masyarakat Desa Muara Dua dan menjadi model inspiratif bagi desa-desa lain di Kabupaten Bengkalis.(Mil)
Pekanbaru Pos Riau