PEKANBARU (pekanbarupos.co) – Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid janji dan komit lindungi tenaga kerja dan usaha di Riau.
Hal itu disampaikan Abdi Wahid saat memimpin Apel Kebangsaan sekaligus peresmian Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK) Provinsi Riau. Rabu (15/10/2025) di halaman kantor gubernur riau.
Ia mengatakan, komitmen tersebut merupakan respon meningkatnya tantangan ketenagakerjaan akibat tekanan ekonomi global yang berdampak pada sektor usaha dan pekerja di Riau. Dolama salah satu solusinya membentuk Satgas PHK untuk pengawasan dan melindungi tenaga kerja.
“Satgas PHK ini dibentuk untuk memastikan proses pemutusan hubungan kerja berjalan sesuai peraturan, serta sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi hak-hak pekerja,” ujarnya.
Satgas PHK Provinsi Riau memiliki sejumlah fungsi utama, yakni Melakukan mediasi antara pekerja dan perusahaan, memfasilitasi penyelesaian perselisihan hubungan industrial, memastikan pemenuhan hak-hak pekerja yang terkena PHK, dan mencegah terjadinya PHK sepihak tanpa prosedur yang sah.
Pemerintah tidak boleh tinggal diam saat rakyat menghadapi kesulitan, terutama dalam hal kehilangan pekerjaan. “Jika ada pekerja kehilangan pekerjaan, itu bukan sekadar angka. Itu adalah rakyat yang perlu kita lindungi,” tegasnya.
Menurut Wahid, komitmen ini bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi panggilan moral untuk memperkuat solidaritas sosial dan rasa tanggung jawab terhadap sesama anak bangsa.
“Kesejahteraan pekerja bukan semata soal ekonomi, tapi juga urusan kemanusiaan dan keadilan sosial. Mari kita kawal Satgas ini dengan semangat kolaborasi, empati, dan tanggung jawab,” katanya.
Diharapkan Satgas PHK dapat menjadi solusi jangka panjang yang memperkuat keadilan sosial, memperkokoh kepercayaan publik terhadap pemerintah, serta memastikan pekerja tidak merasa sendiri saat menghadapi kesulitan.
“Diharapkan seluruh pihak menjadikan Apel Kebangsaan sebagai momentum untuk meneguhkan semangat persaudaraan, menumbuhkan empati, dan menghidupkan nilai gotong royong demi membangun Riau yang berbudaya Melayu, dinamis, agamis, ekologis, dan maju,” tutupnya.(dre)
Pekanbaru Pos Riau