TEMBILAHAN (pekanbarupos.co) – Keberadaan rokok tanpa pita cukai atau berpita cukai palsu (Illegal, red) sangat mudah untuk ditemukan di sejumlah warung eceran di wilayah Kota Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil) Riau.
Hal itu mendapat respon dari pihak Kantor Bea dan Cukai Tembilahan. Bahkan instansi dibawah Kementrian Keuangan tersebut berjanji akan mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
Terkait keberadaan rokok illegal, disampaikan Kepala Bea Cukai Tembilahan Setiawan Rasyidi, melalui Humas Bea Cukai Tembilahan, Septian, mereka telah melakukan beberapa upaya. Diantaranya, melalui Operasi Gempur Rokok Illegal dan edukasi dampak negatif akibat rokok illegal kepada masyarakat.
“Komitmen kita tetap sama dengan tahun-taun sebelumnya, yakni terus melaksanakan pengawasan dan penindakan yang maksimal terhadap pelanggaran di bidang cukai terutama terkait peredaran rokok illegal serta barang kena cukai lainnya,”kata Setiawan Rasyidi, Senin (20/10/2025).
Dia optimis melalui tindakan represif yang dibarengi dengan upaya persuasif, peredaran rokok illegal di Inhil akan semakin sedikit atau tidak marak. Sebab, dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini, BC Tembilahan telah melakukan 406 kegiatan penindakan. baik terhadap peredaran rokok illegal maupun barang illegal lainnya.
“Dan kami telah menetapkan tiga pelaku sebagai tersangka untuk dilakukan proses peradilan,”sambungnya.
Capaian tersebut, diakui Setiawan, menunjukkan komitmen yang tinggi oleh BC Tembilahan. Terutama dalam memerangi peredaran rokok ilegal. Kendati demikian, meraka tetap membutuhkan dukungan dan informasi dari masyarakat. Termasuk awak media yang selama ini telah berperan menyebar luaskan informasi.
“Kami juga selalu membuka saluran pengaduan masyarakat seluas-luasnya melalui akun media sosial resmi BC Tembilahan,”imbuhnya.
Sebagai mana diketahui, peredaran rokok illegal sangat mudah ditemukan disejumlah titik. Rokok yang dimaksud tampak dijual bebas dengan harga jauh lebih murah dibanding rokok resmi. Bahkan beberapa di antaranya dipajang terbuka.(ind)
Pekanbaru Pos Riau