PEKANBARU (Pekanbarupos.co) – Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan dan berwawasan ekologis, Polda Riau bersama Dinas Pendidikan Provinsi Riau menggelar kegiatan Workshop Green Policing di kawasan wisata Alam Mayang Pekanbaru, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 311 siswa-siswi SMA/SMK dan MAN dari lebih 150 sekolah se-Provinsi Riau, dengan melibatkan para kepala sekolah, ketua OSIS, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan Green Policing yang digagas Polri sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup, khususnya di wilayah Provinsi Riau yang dikenal kaya akan sumber daya alam namun juga rentan terhadap persoalan ekologis seperti deforestasi dan kebakaran hutan.
“Hari ini kita ingin membentuk karakter hijau bagi generasi emas Riau. Mereka inilah penerus bangsa yang harus memiliki semangat ekologis, agar bisa menjaga alam dan lingkungan kita dengan baik,” ujar Kapolda.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan tiga poin penting dalam kegiatan ini. Pertama, membangun karakter hijau (green character) melalui pendidikan dan pembiasaan cinta lingkungan.
Kedua, menanamkan tanggung jawab sosial dan ekologis agar para siswa dapat menjadi agen perubahan di keluarga dan masyarakat.
Ketiga, menguatkan kolaborasi pembelajaran praktis, dengan kegiatan langsung seperti menanam pohon, mengelola sampah plastik, dan memahami cara-cara memberikan “keadilan bagi alam”.
“Kolaborasi ini penting. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan, bagaimana menanam pohon yang baik, bagaimana menghindari penggunaan plastik, dan bagaimana menjaga keseimbangan lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan Workshop Green Policing ini juga akan dilanjutkan dengan seminar lingkungan dan aksi tanam pohon, yang melibatkan siswa dan jajaran Polres/ta di seluruh Riau.
Kapolda berharap kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang ditanamkan di hati generasi muda.
“Bayangkan, jika satu siswa menanam 10 pohon, dikalikan dengan jumlah sekolah di Riau ini bisa jadi gerakan besar yang mengubah wajah lingkungan kita. Bahkan saat ini, beberapa daerah sudah menyiapkan Peraturan Bupati dan Perda tentang gerakan cinta alam,” ujar Kapolda bangga.
Kapolda Riau juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, DPRD, dan pihak swasta yang ikut memperkuat program ini.
Ia berharap gerakan ini mampu menjaga marwah Riau sebagai provinsi yang hijau, lestari, dan berkontribusi positif terhadap citra nasional maupun dunia internasional.
“Kita ingin mengembalikan marwah Riau yang peduli lingkungan. Melalui Green Policing, Polri bersama masyarakat berkomitmen menanam harapan baru bagi bumi yang kita cintai,” tutup Kapolda.(fiq)
Pekanbaru Pos Riau