
KUANSING (pekanbarupos.co)–Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi telah menetapkan status siaga bencana untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung beberapa hari ke depan.
Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif mengingat Kabupaten Kuansing merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di bantaran sungai dan dekat dengan tebing.
“Kita sama-sama mengantisipasi hal terburuk, tapi mudah-mudahan di Kuansing tidak terjadi bencana. Namun namanya bencana tidak bisa diprediksi, jadi kami mempersiapkan segala sesuatunya,” kata Suhardiman kepada wartawan akhir pekan lalu.
Bupati menjelaskan, Pemkab Kuansing telah menyiapkan sejumlah skenario penanganan berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan peningkatan signifikan dalam intensitas curah hujan.
Selain kesiapsiagaan pemerintah daerah, ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengurangi risiko bencana, khususnya di kawasan rawan banjir dan longsor.
“Masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai untuk lebih waspada. Karena sewaktu-waktu sungai dapat meluap, karena volume air terus mengalami kenaikan,” katanya.
Ia juga meminta seluruh unsur pemerintahan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan dan desa untuk mengaktifkan posko siaga dan memastikan jalur evakuasi aman.
“Aktifkan siskamling di desa dan informasikan kondisi debit air kuantan mulai dari Hulu Kuantan hingga Cerenti,” katanya.
Bupati juga mengimbau warga selalu berkoordinasi dengan jajaran pemerintah dan pihak keamanan setempat jika menemukan berbagai persoalan yang tidak dapat diatasi.
“Jika terjadi hal-hal yang membutuhkan bantuan darurat, hubungi : Call Center BPBD Kuansing 0811 7575 755,” ungkapnya.
Sementara Kasatpol PP Kuansing, Rio Kasyter Wandra menegaskan Satpol PP telah mendirikan tenda Posko Bencana di Kawasan Taman Jalur Teluk Kuantan.
Tenda Posko bencana ini didirikan atas instruksi Bupati dan menindaklanjuti hasil rapat terbatas bersama Kapolres, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat.
“Selain mendirikan tenda Posko, kita juga melakukan patroli trantibum, termasuk memantau debit air Sungai Kuantan. Mudah-mudahan tidak terjadi bencana,” harap Rio.
Masih kata Rio, pihaknya sudah standby kan 15 personil serta perahu karet di tepian Sungai Kuantan, bila mana diperlukan bisa langsung dioperasikan dengan cepat.
“Mulai dari personel, tenda hingga perahu karet sudah kita siapkan di tepi Sungai Kuantan,” katanya.(cil)
Pekanbaru Pos Riau