BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) — Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Rokan Hilir, Muhammad Amin S.Pi, M.Si, mengimbau para nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut ketika cuaca sedang buruk. Peringatan ini disampaikan guna menghindari potensi kecelakaan laut yang kerap terjadi saat kondisi ekstrem.
Imbauan tersebut juga disosialisasikan melalui pembagian selebaran terkait badai siklon kepada para nelayan saat penyerahan bantuan sembako di Bagansiapiapi.
“Sebetulnya ini imbauan langsung dari Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam. Untuk sementara, jika cuaca ekstrem, jangan melaut dulu demi menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Muhammad Amin.
Sebagai bentuk kepedulian, tambahnya, Bupati turut menyalurkan bantuan sembako khususnya bagi nelayan yang kurang mampu karena terdampak pembatasan aktivitas melaut.
Terkait informasi adanya tiga kapal nelayan yang sebelumnya dilaporkan belum kembali, Amin memastikan seluruhnya sudah ditemukan.
“Alhamdulillah, tadi malam semuanya sudah kembali dalam keadaan selamat,” ungkapnya.
Amin menjelaskan bahwa berdasarkan informasi BMKG, potensi cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung pada November hingga Desember 2025. Kondisi serupa, katanya, memang kerap terjadi setiap akhir tahun.
“Dari tahun ke tahun, memasuki Desember cuaca memang kurang bersahabat. Karena itu kita minta nelayan lebih waspada,” tambahnya.
Ia juga kembali mengingatkan para nelayan untuk selalu membawa perlengkapan keselamatan saat melaut, seperti pelampung dan life jacket.
“Idealnya nelayan harus membawa alat keselamatan. Intinya, jika cuaca tidak memungkinkan, jangan dipaksakan melaut,” tegas Amin.(Ald)
Pekanbaru Pos Riau