BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) — Operasi pencarian terhadap dua nelayan Bagansiapiapi yang hilang di perairan Rokan Hilir resmi dihentikan pada Jumat (6/12/2025). Unit Siaga SAR Rokan Hilir menutup operasi setelah tujuh hari upaya pencarian dilakukan sesuai dengan standar operasi prosedur (SOP).
Kepala Unit Siaga SAR Rohil, Rahmad Ramadhoni, membenarkan penutupan operasi tersebut.
“Betul, operasi SAR untuk mencari dua nelayan yang hilang di perairan Rohil telah kami tutup. Hingga memasuki hari ketujuh, korban belum berhasil ditemukan,” ujarnya saat dikonfirmasi di Kantor SAR Rohil, Bagansiapiapi.
Selama pencarian, tim SAR bersama pihak keluarga dan nelayan setempat sudah melakukan upaya maksimal. Penyisiran dilakukan mulai dari titik lokasi korban terakhir menangkap ikan, kemudian bergerak hingga lima mil ke arah utara, termasuk menyusuri bibir pantai menggunakan kapal kecil.
“Kita sudah berupaya memperluas area pencarian, mulai dari lokasi awal hingga perairan perbatasan serta menyisir pantai. Namun korban belum juga ditemukan,” jelas Rahmad.
Meski operasi resmi ditutup, SAR Rokan Hilir tetap siaga bila muncul laporan terkait tanda-tanda keberadaan korban.
“Kapal induk Basarnas RB 218 dari SAR Dumai yang membantu operasi juga sudah kembali ke wilayahnya. Namun apabila ada laporan baru mengenai penemuan korban, kami siap turun kembali ke lokasi,” tegasnya.
Hingga kini, kedua nelayan tersebut masih dinyatakan hilang. Pihak keluarga dan masyarakat berharap korban segera ditemukan dalam keadaan apa pun.(Abay)
Pekanbaru Pos Riau