PANGKALANKERINCI(pekanbarupos.co)—Menyikapi beredarnya selebaran dan pesan berantai di media sosial yang menyebutkan adanya penambahan tinggi bukaan pintu pelimpah (spillway gate) Waduk PLTA Koto Panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoax.
Kepala BPBD Kabupaten Pelalawan, Zulfan, FM, S.Pi,M.Si, dalam keterangannya di ruang kerja pada Selasa (9/12/2025) menegaskan bahwa dokumen dan informasi yang beredar menggunakan kop surat PLN Nusantara Power tersebut bukan dokumen resmi dan tidak berasal dari pihak berwenang.
“Isu yang beredar di media sosial terkait pemberitahuan penambahan tinggi bukaan pintu pelimpahan waduk (Spillway Gate) ULPLTA Koto Panjang adalah hoax. Tidak benar sama sekali,”tegas Kepala BPBD Pelalawan Zulfan FM S.Pi, M.Si, kemarin.
Zulfan menjelaskan bahwa kondisi level air PLTA Koto Panjang saat ini masih berada pada angka 76,06 mdpl, yang berarti jauh di bawah batas penentuan pembukaan pintu pelimpah.
“Pintu spillway baru akan dibuka bila level air di atas 83 mdpl dan inflow melebihi 1.000 m³/detik. Saat ini statusnya aman, tidak ada rencana pembukaan pintu,”imbuhnya sambil menyebutkan dirinya juga sempat kaget atas berita berantai dengan kop resmi PLN. Namun setelah dikonfirmasi langsung ke pihak PLN ternyata tidak benar.
Zulfan juga mengingatkan agar tidak menyebarluaskan berita yang tidak benar yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Jangan sebarkan berita tanpa kepastian,”katanya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi.
Zulfan juga meminta warga untuk tidak ikut menyebarluaskan informasi hoax karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Jika mendapat informasi yang belum tentu benar, segera konfirmasi ke pihak berwenang. Jangan ikut menyebarkan, karena bisa memicu kecemasan publik,”ungkap Kepala BPBD Pelalawan.
BPBD menegaskan komitmennya untuk menyampaikan update resmi apabila terdapat perubahan signifikan terkait kondisi sungai atau pengaturan debit air PLTA.
BPBD mengajak masyarakat untuk tetap waspada, cerdas dalam menyaring informasi, dan hanya merujuk kepada sumber resmi Pemerintah Kabupaten Pelalawan, BPBD, maupun PLTA Koto Panjang.
“Tetap tenang. Verifikasi sebelum berbagi. Hindari hoax demi ketentraman bersama,”tutupnya.
Sementara itu Camat Langgam Maskandar, S. PT mengatakan sampai hari ini permukaan air Sungai Kampar memang sudah mengalami kenaikan.
“Naik sikit bang. Perkiraan 5-10 senti lah. Tapi semua kondisi masih aman,”jelasnya.(amr)
Pekanbaru Pos Riau