Jumat , 23 Januari 2026

BBM di Inhu Langka, SPBU Ini Malah Nekat Layani Pelangsir dan Armada Batubara 

INHU (Pekanbarupos.co) – Ditengah langkanya bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) malah nekat berbuat curang untuk meraup keuntungan pribadi atau kelompok.

Salah satu cara pengelola SPBU meraup keuntungan besar diluar laba yang sah, pengelola SPBU ini dengan beraninya mengisi BBM Armada Berat milik angkatan Batubara bahkan nekat melayani pelangsir BBM pakai jeregen kepada perseorangan.

“Sudah tidak rahasia umum, SPBU yang satu ini sudah sejak lama seperti ini kerjanya melayani pelangsir hingga mengisi armada Batubara,” sesal ketua ikatan wartawan online (IWO) Inhu, Rudiwalker kepada Pekanbaru Pos, Senin (15/12).

Lewat seluler, Rudi yang juga menjabat sebagai ketua Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) di Inhu ini kepada Pekanbaru Pos kembali membeberkan salah satu dampak negatif distribusi BBM yang salah, BBM di Peranap jadi langka. “Sedangkan fihak pengelola, saya yaki dapat laba dari upah pompa sebesar yang ditentukan per liter,” Rudi mensinyalir.

Hari ini Senin (15/12), Rudi mengaku menyaksikan sendiri ada ratusan mobil sedang antri BBM di SPBU Peranap.

Ditengarai, mobil antri tersebut terdiri dari angkutan batubara hingga mobil pelangsir yang sudah dimodifikasi berisikan jerigen.

Pengelola SPBU, inisial M dikonfirmasi mengatakan, tingginya eskalasi antrian di SPBU disebabkan pelayan BBM baru dibuka pukul 08.00 pagi. “Saya juga tidak mau ada banyak antrian, tapi masalahnya ini mobil antri sudah sejak pukul 06.00,” jawabnya lewat seluler, 08127603xxxx.

Pengelola ini juga mengaku dapat kuota BBM Solar dari Depot Dumai sebanyak 24 tin hingga 32 ton per hari. “Kuota kami juga akhir tahun ini dikurangi,” ketusnya.

Namun dia tidak membantah ada pelangsir BBM dan pelayanan armada Batubara di SPBU yang dipimpinnya. “Jadi benar saudara tidak pernah melayani pelangsir dan tidak melayani angkutan Batubara?,” tanya Pekanbaru Pos. “Saya tidak membantah itu, dan saya juga sedang kurang enak badan,” singkat inisial M menutup sambungan sekuler.

Belum lama ini viral surat edaran Bupati Inhu tentang tata tertib pendistribusian BBM subsidi di Inhu. Surat itu ditujukan kepada seluruh SPBU di Inhu, tapi sayang surat edaran malah dipetieskan. (San)

About junaidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *