Jumat , 16 Januari 2026

Dulu Dilantik, Sekarang Melantik, PPPK Ingatkan Perjalanan SF Haryanto Berawal dari Honorer

Satu-satunya Pemimpin Riau Jalani Karir dari Honorer hingga Gubernur

PEKANBARU (pekanbarupos.co) – Hari ini, Rabu 24 Desember 2025, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto lantik sebanyak 2.505 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dilingkungan pemerintah provinsi (Pemprov) Riau.

2.505 tenaga PPPK paruh waktu ini, merupakan tenaga kerja yang sudah mengabdi di lingkungan Pemprov Riau dengan masa kerja di atas 10 tahun.

Pelantikan yang digelar di lapangan Helipad Gedung Daerah Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru tersebut, tidak hanya memberikan kebanggaan pada para tenaga PPPK dalam mendapat kepastian dari pemerintah.

Namun, juga mengingatkan kisah Gubernur Riau SF Haryanto pada masa lalu, masa-masa ia menjalani kehidupan, karir yang juga berawal dari seorang tenaga honorer di lingkungan Pemprov Riau.

Perjalanan SF Haryanto sampai pada puncak karir seperti saat ini, bukan merupakan hal yang instan dan karena berasal dari orang besar, kaya atau seorang pewaris, tapi juga sosok perintis berkat keyakinan, kesabaran dan kemauan untuk maju.

Jika dilihat dari perjalanan beberapa pemimpin atau Gubernur di Riau sebelumnya, hanya SF Haryanto yang pernah menjalani jenjang jabatan berawal dari paling bawah hingga paling tinggi. Hal itu sesuai data sejak provinsi Riau berdiri, sudah belasan gubernur yang memimpin Riau mulai dari SM Amin tahun 1960 hingga saat ini.

SF Haryanto menjalani karir mulai dari tenaga honorer, jadi pegawai negeri sipil, jabat Kepala Bidang (Kabid), Kepala Dinas (Kadis) beberapa OPD, Kementerian, Sekretaris Daerah (Sekda), Plt Gubernur, Wakil Gubernur, dan kembali jadi Plt Gubernur saat ini.

Artinya, untuk di pemerintahan beliau tidak diragukan, memiliki pengalaman yang bukan kaleng-kaleng dan sangat memahami pemerintahan. Sehingga tidak dipungkiri ketika menjalani jabatan beliau tidak kaku bisa menuntaskan, mencari jalan keluar setiap ada permasalahan yang dihadapi pemerintah maupun daerah. Terutama untuk pelayanan pada masyarakat.

Kembali pada pelantikan tenaga PPPK, juga tidak dipungkiri beliau teringat dan mengembalikan ingatan beliau pada perjalanan masa lalu. Pasalnya,dulu beliau yang dilantik, bahkan dalam pelantikan pun beliau pernah berada di posisi barisan belakang nama dibacakan tapi belum tentu juga dikenal orang.

Dan saat ini, justru beliau sendiri yang melantik dan menentukan penilaian untuk kelanjutan karir tenaga kerja ke depan.

Kendati demikian beliau tetap rendah hati dan memberikan apresiasi pada tenaga PPPK atas kesabaran dalam menjalankan pekerjaan selama ini, apa lagi rata-rata sudah lebih dari 10 tahun.

“Pelantikan ini bentuk dedikasi dan kesabaran para tenaga honorer yang di apresiasi oleh Pemprov Riau. Ini juga kesabaran cukup luar biasa dan bisa sampai pada titik saat ini,” katanya.

Dengan adanya penetapan atau pengangkatan ini, SF Haryanto juga meminta kepada seluruh tenaga PPPK bisa untuk penyemangat dan terus meningkatkan kinerja sesuai tanggung jawab di bidang masing-masing. Karena tenaga PPPK sudah menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau.

“Diharapkan pelantikan ini jadi momen lebih baik kedepan, bisa meningkatkan kinerja lebih baik dari sebelumnya,” tegasnya

Disisi lain, SF Haryanto juga mengingatkan dan menekankan tenaga PPPK menjaga integritas dan menjaga nama baik pemerintahan serta tidak melanggar aturan. Karena jika semua itu dilanggar bisa mendapat sanksi berat, seperti pemberhentian dan SK yang sudah di serahkan dicabut kembali oleh pemerintah.

“Jadi kita minta komitmen sesuai dengan janji dan aturan yang sudah diterapkan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, salah seorang tenaga PPPK yang baru dilantik, Ardy mengaku sangat bangga dengan pengangkatan PPPK ini, karena dengan adanya pengangkatan ini juga meberikan kepastian terhadap pekerjaan yang ia jalani. Baik dari status pekerjaan hingga penghasilan yang telah ditetapkan oleh pemerintahan.

“Kami bukan hanya bangga tapi juga sangat bersyukur kami diberikan kesempatan dan kepastian untuk bekerja.

Insya Allah, kami akan terus bekerja lebih baik sesuai aturan dan menjaga nama baik pemrov Riau maupun Gubernur Riau kedepan,” tuturnya.(dre)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *