Jumat , 23 Januari 2026

Jemput Aspirasi ke Pusat, Bupati Siak Silaturahmi dengan Menteri Desa dan PDT

JAKARTA (pekanbarupos.co) — Komitmen Bupati Siak dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat desa kembali ditunjukkan melalui langkah nyata jemput bola ke pemerintah pusat.

Bupati Siak melakukan silaturahmi dan diskusi strategis dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Bapak Yandri Susanto, di kediaman beliau.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Siak dan Pemerintah Pusat, khususnya dalam menyelesaikan berbagai persoalan desa dan kampung yang selama ini menjadi tantangan pembangunan di daerah.

Silaturahmi tersebut semakin hangat dengan kehadiran Ibu Ratu Rachmatuzakiyah, istri Menteri Desa dan PDT yang juga menjabat sebagai Bupati Serang, yang dikenal sebagai sahabat sekaligus mitra diskusi Bupati Siak.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Siak turut didampingi oleh sahabat-sahabat dari Fraksi PAN DPRD Provinsi Riau, Bang Fairus; anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Siak yakni Ridha Alwis Effendi, H. Budi Yuwono, dan Salman Alfarisi.

Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Kepala Bagian Hukum, Bapperida, serta Penghulu Dayun.

Pada diskusi yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Bupati Siak secara langsung menyampaikan berbagai isu strategis dan aspirasi masyarakat Kabupaten Siak, di antaranya:

Nasib puluhan desa dan kampung yang berada dalam kawasan HTI, HGU, BMN, dan BUMN, yang hingga kini membatasi ruang gerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Terhambatnya akses infrastruktur serta pemenuhan hak dasar masyarakat desa akibat terfragmentasinya izin-izin konsesi.

Pentingnya peningkatan Alokasi Dana Desa/Kampung, sebagai fondasi penguatan ekonomi dan pelayanan publik di desa.

Permasalahan aturan sempadan 100 meter kanan-kiri jalan BMN yang berdampak luas pada desa-desa lintas kabupaten, sehingga memerlukan diskresi Presiden.

Kebutuhan mendesak Ambulans Laut bagi desa dan dusun terpencil di wilayah Sungai Apit seperti Teluk Lanus, Mungkal, dan sekitarnya.

Dorongan agar lahan HTI, HGU, BMN, dan BUMN dapat dimanfaatkan melalui skema pinjam pakai guna mendukung ketahanan pangan, sekaligus menjadi bagian dari rantai pasok Dapur MBG.

Bupati Siak menegaskan bahwa pembangunan desa harus menjadi prioritas bersama, karena desa adalah fondasi utama pembangunan nasional.

“Kami datang membawa suara rakyat Siak, dan berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan kebijakan yang berpihak pada masyarakat desa,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Perbedaan politik pada masa lalu tidak lagi menjadi sekat, melainkan menjadi energi untuk bergandengan tangan membangun daerah demi kepentingan masyarakat.

“Kami sudah move on. Saatnya bersatu dan bekerja bersama untuk Siak yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tutup Bupati Siak.(Fen)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *