PANGKALANKERINCI(pekanbarupos.co)-Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Pemda, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, pada Sabtu (3/1/2026) lalu, menyisakan duka mendalam bagi para korban.
Kebakaran yang melanda deretan rumah petak semi permanen itu berlangsung cepat, dipicu api yang pertama kali muncul dari salah satu unit rumah sebelum merambat ke bangunan lain yang mayoritas berbahan mudah terbakar.
Api membesar dalam waktu singkat dan disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara. Warga sempat berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran turun tangan.
Sejumlah keluarga terpaksa dievakuasi dan kehilangan harta benda, termasuk perlengkapan sekolah anak-anak mereka.
Beberapa waktu setelah kejadian, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pelalawan kembali hadir sebagai penguat harapan bagi para korban, khususnya anak-anak. Baznas menyalurkan paket perlengkapan sekolah kepada enam anak dari tiga kepala keluarga terdampak kebakaran.
Paket bantuan tersebut berisi buku tulis, alat tulis, tas sekolah, dan sepatu, serta bantuan biaya jahit seragam sekolah melalui konveksi agar anak-anak dapat kembali bersekolah dengan layak.
“Di sini kami membantu paket sekolah, isinya buku, alat tulis, tas, dan sepatu. Selain itu juga kami bantu biaya jahit baju sekolah untuk enam siswa yang terdampak kebakaran,” jelas Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan Kyai H Karmaini didampingi Bobby Kurniawan, Bidang Pendistribusian Baznas Kabupaten Pelalawan, Senin (19/1/2026).
Sebelumnya, Baznas bersama Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga telah menyalurkan bantuan paket sembako dan uang tunai sebesar Rp1 juta per kepala keluarga kepada delapan kepala keluarga terdampak sebagai bentuk bantuan darurat pascakebakaran.
Salah seorang korban, Amran, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemda Pelalawan dan Baznas Kabupaten Pelalawan atas bantuan dan kepeduliannya kepada kami sebagai korban musibah kebakaran ini. Semoga segala kebaikan dan keikhlasan yang telah diberikan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Aamiin,”ungkap Amran bersama sejumlah warga terdampak kemarin.
Di tengah sisa puing dan trauma, bantuan ini menjadi pengingat bahwa para korban tidak berjalan sendiri. Dari abu kebakaran di Jalan Pemda, harapan kembali dinyalakan terutama bagi anak-anak, yang kini dapat melanjutkan pendidikan dengan semangat baru.
Mereka yang menerima bantuan paket sekolah yakni: Muhammad Alvin Rayyan, Rizky Ananda, Khaiza Regina, Hafiz Atala, Radit dan Alfaro Rafaki.(amr)
Pekanbaru Pos Riau