Sabtu , 14 Februari 2026

Hotel Marina Klaim Patuhi Prosedur Pendaftaran Tamu, Tiga Oknum Polisi Terkait Kasus Narkoba Ditahan

BENGKALIS (pekanbarupos.co) — Manajemen Hotel Marina memberikan klarifikasi terkait penggerebekan yang dilakukan Tim Operasional Khusus (Opsnal) Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis pada Sabtu (17/1/2026) dini hari.

Dalam penggerebekan di Kamar 218 dan 204 Hotel Marina yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, petugas mengamankan tujuh orang, tiga di antaranya diduga merupakan oknum anggota Polres Bengkalis.

Penasihat hukum Hotel Marina, Windra Yanto, S.H., didampingi Farizal, S.H., yang mewakili manajemen hotel, menyatakan pihaknya terkejut atas kedatangan aparat kepolisian tersebut. Ia menegaskan bahwa hotel telah menjalankan prosedur pendaftaran tamu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Setiap tamu yang menginap diwajibkan melengkapi data identitas dan dilakukan verifikasi sesuai prosedur yang ditetapkan,” ujar Windra Yanto dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (22/1/2026).

Ia menambahkan, pihak hotel tidak memiliki informasi sebelumnya terkait dugaan aktivitas yang menjadi dasar penggerebekan. Menurutnya, manajemen Hotel Marina senantiasa berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan tamu serta menjalankan operasional usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kami siap bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang dalam proses penyelidikan guna mengungkap kebenaran kasus ini,” tambahnya.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, tujuh orang yang diamankan terdiri dari dua perempuan berinisial C dan O, empat laki-laki yang mencakup tiga oknum polisi berinisial Briptu MA, Brigpol PP, dan Bripda MS, serta dua warga sipil berinisial R dan Z. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis secara resmi status hukum para terduga, peran masing-masing, maupun jenis dan jumlah barang bukti yang diamankan.

Kasat Reserse Narkoba Polres Bengkalis, AKP Kris Topel, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (20/1/2026), menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu rilis resmi dari Humas Polres Bengkalis.

“Nanti menunggu rilis resmi dari Humas Polres Bengkalis. Saat ini kami sedang persiapan kegiatan kenal pamit Kapolres yang baru,” ujarnya.

Sementara itu, Petugas Humas Polres Bengkalis, Aipda Juliandi Bazrah, membenarkan adanya kasus tersebut dan menyampaikan bahwa tiga oknum polisi yang terlibat telah diamankan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Bengkalis.

“Benar, tiga oknum polisi sudah ditahan di Rutan Polres Bengkalis. Namun untuk data lengkapnya, kami masih menunggu arahan pimpinan untuk dilakukan ekspos resmi,” jelasnya.

Kapolres Bengkalis yang baru, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., juga memberikan tanggapan singkat terkait penyampaian informasi lanjutan kepada publik.

“Nanti akan disampaikan setelah saya aktif,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Kasus yang melibatkan oknum aparat penegak hukum ini menjadi perhatian publik, tidak hanya di Bengkalis tetapi juga di Provinsi Riau. Masyarakat menantikan penjelasan resmi dari kepolisian terkait kronologi kejadian, barang bukti yang diamankan, serta proses hukum yang akan dijalani para terduga pelaku. (Mil)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *