Kamis , 23 April 2026
Oplus_131072

Orang Tua Keluhkan Mandeknya Surat Rekomendasi di Kantor Gubri, Nasib Pendidikan Anak Terancam

PEKANBARU(pekanbarupos.co)-Sejumlah orang tua di Provinsi Riau mengeluhkan lambannya bahkan terkesan mandeknya proses penerbitan surat rekomendasi di Kantor Gubernur Riau, yang menjadi salah satu syarat penting bagi anak-anak mereka untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Keluhan ini disampaikan salah satu orang tua, Amri Bahari, Kamis (9/4/2026) yang telah mengajukan permohonan surat rekomendasi sejak 19 Februari 2026.

Hingga kini, lebih dari satu bulan berlalu, surat tersebut belum juga menunjukkan kejelasan.

“Saya sudah memasukkan surat sejak 19 Februari. Kami sudah beberapa kali menjalin komunikasi dengan pihak Biro Kesra, namun jawabannya selalu sama, belum ada perkembangan,” ujarnya.

Menurutnya, pihak Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyebutkan bahwa berkas tersebut belum diterima oleh Biro Kesra. Karena alurnya surat masuk ke Biro Umum lalu dilimpahkan ke Biro Kesra.

Bahkan, ketika diberikan nomor layanan WhatsApp (WA Center) 0813-9657-157 untuk konfirmasi, tidak ada respons yang diterima.

“Halo! Pesan Bapak/Ibu telah kami terima. Tapi dikarenakan pesan diterima diluar Jam Operasional Kantor (Senin – Jumat Pukul 08.00 – 16.00) pesan Bapak/Ibu akan kami balas ketika masuk Jam Operasional ya, Terima Kasih. Padahal pesan terkirim sekitar pukul 10.49 WIB beberapa hari lalu.

“Sampai hari ini juga tak ada balasannya,”imbuhnya.

Upaya lain juga telah dilakukan. Anak dari Amri, yang akrab disapa Along, bahkan sempat mendatangi langsung kantor untuk menanyakan perkembangan berkas tersebut. Namun, hasil yang didapat juga belum memuaskan.

“Anak kami Along juga sudah coba cek langsung ke sana, tapi jawabannya tetap tidak pasti,” ungkapnya.

“Malah disuruh datang kembali pekan depan (Selasa, red). Padahal kami ini tinggal di luar kota. Selain nomor kontak juga sudah kami tinggalkan,” sambungnya.

Kondisi ini rupanya tidak hanya dialami oleh satu keluarga. Beberapa orang tua lain juga mengaku menghadapi situasi serupa, yakni ketidakjelasan proses dan lambannya pelayanan administrasi.

Padahal, surat rekomendasi dari pemerintah daerah merupakan dokumen penting yang menjadi bagian dari persyaratan untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, termasuk ke Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.

Para orang tua berharap Pemerintah Provinsi Riau, khususnya instansi terkait, dapat segera memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini.

Mereka meminta adanya perbaikan dalam sistem pelayanan agar lebih cepat, transparan, dan responsif.

“Kami hanya butuh kejelasan. Ini menyangkut masa depan anak-anak kami yang ingin menuntut ilmu,” harapnya sambil menambahkan untuk rekomendasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau juga dari MUI Riau sudah sejak lama diterima. Padahal, pada hari yang dimasukkan ke kantor Gubri.

Staf Biro Kesra Kantor Gubernur Riau menyarankan agar datang ke kantor Gubernur untuk menanyakan lagi, langsung masalah tersebut.

Plt Kepala Biro Umum Herman sampai berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi melalui nomor telepon selulernya +62813655xxxx. (amr)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *