PEKANBARU (pekanbarupos.co)– Kepolisian Daerah Riau tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung mendukung pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.
Melalui Satuan Tugas (Satgas) Darurat Merah Putih Presisi Tahap II, sebanyak 120 personel diterjunkan untuk mengawal sekaligus mendukung pembangunan puluhan jembatan di berbagai wilayah.
Apel pemberangkatan dipimpin Wakapolda Riau, Hengki Haryadi, di Mapolda Riau, Rabu (15/4/2026).
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa keterlibatan polisi dalam proyek ini merupakan bagian dari upaya nyata membantu akses dasar masyarakat, khususnya di daerah yang masih terisolasi.
Menurut Hengki, pembangunan jembatan bukan sekadar proyek fisik, tetapi menyangkut keselamatan dan masa depan masyarakat, terutama anak-anak yang selama ini harus menempuh jalur berisiko untuk pergi ke sekolah.
“Masih ada anak-anak yang harus menyeberang menggunakan sampan. Ini menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Pada tahap kedua ini, pembangunan difokuskan pada 83 jembatan yang akan dikerjakan dalam dua gelombang hingga Juni 2026. Sebelumnya, sebanyak 27 jembatan telah rampung dibangun, sehingga total target mencapai 110 jembatan di seluruh kabupaten di Riau.
Wilayah dengan tantangan terbesar berada di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti, yang memiliki kondisi geografis sulit dijangkau. Karena itu, pembangunan di daerah tersebut memerlukan penanganan khusus serta koordinasi lintas pihak.
Program ini mengusung konsep pentahelix, yakni kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Polisi tidak hanya berperan dalam pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi percepatan pembangunan.
Langkah ini sekaligus menegaskan peran Polri dalam mendukung agenda pembangunan nasional, terutama dalam membuka akses wilayah yang selama ini terhambat infrastruktur terbatas.
Ini bukan hanya soal pembangunan jembatan, tapi bagaimana kita membuka akses kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, kata Hengki.
Dengan pelibatan personel lintas satuan, Polda Riau menargetkan seluruh pekerjaan dapat berjalan tepat waktu, aman, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di pelosok daerah.(fiq)
Pekanbaru Pos Riau