Sabtu , 16 Mei 2026

Aksi Curanmor Kian Marak di Pekanbaru, Warga Khawatir Bernasib Seperti Lampung

PEKANBARU (pekanbarupos.co)– Maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Pekanbaru kini tidak lagi sekadar meresahkan.

Warga mulai dihantui rasa takut, khawatir aksi para pelaku bisa berujung brutal seperti kasus di Lampung yang menewaskan anggota kepolisian saat pengungkapan curanmor.

Dalam beberapa pekan terakhir, aksi pencurian sepeda motor kembali marak terjadi di sejumlah titik di Pekanbaru.

Para pelaku bahkan dinilai semakin nekat karena tidak takut lagi beraksi di lokasi yang dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.

Ironisnya, salah satu rumah yang menjadi sasaran pelaku merupakan kediaman mantan Gubernur Riau, Syamsuar, di Jalan Kurnia, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Sebelumnya, aksi serupa juga terjadi di kawasan Jalan Arifin Achmad, tepatnya di sekitar Sarvena Cafe dan Abege Cafe.

Dari rekaman CCTV yang beredar, pelaku terlihat beraksi sangat cepat dan tenang. Dalam hitungan detik, kendaraan korban berhasil dibawa kabur.

Pelaku diduga berjumlah dua orang dan diperkirakan telah lebih dahulu memantau lokasi sasaran sebelum beraksi.

Dugaan itu terlihat dari cara pelaku yang begitu mudah membuka akses masuk dan membawa kabur kendaraan incaran tanpa hambatan berarti.

Kondisi ini membuat masyarakat semakin khawatir. Warga menilai pelaku curanmor saat ini bukan hanya berani, tetapi juga berpotensi melakukan tindakan berbahaya apabila aksinya dipergoki.

“Kami takut kejadian seperti di Lampung terjadi juga di Pekanbaru. Polisi saja bisa dibunuh pelaku curanmor, apalagi masyarakat biasa,” ujar Davit, warga Rumbai.

Menurutnya, para pelaku yang terekam CCTV mayoritas masih berusia muda. Namun dari gaya dan cara mereka beraksi, terlihat sangat terlatih dan tidak memiliki rasa takut.

“Kalau dilihat seperti anak-anak muda biasa, tapi ternyata nekat sekali. Itu yang membuat warga takut,” katanya.

Ia berharap aparat kepolisian dapat segera bertindak cepat dan mengembalikan situasi keamanan seperti beberapa tahun lalu saat kasus curanmor sempat berhasil ditekan.

“Dulu juga pernah marak, tapi cepat diatasi. Sekarang mulai muncul lagi dan warga kembali waswas,” tambahnya.

Sementara itu, jajaran kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku curanmor yang belakangan kembali marak di Pekanbaru.

Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Zamhur, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait pencurian kendaraan di rumah Syamsuar.

“Laporan sudah masuk ke Polsek dan sedang kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Ia memastikan tim kepolisian saat ini telah turun melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

“Tim sudah bergerak melakukan penyelidikan,” tutupnya.(dre)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *