PEKANBARU (pekanbarupos.co) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Salah satu langkah strategis yang segera direalisasikan adalah program penghijauan besar-besaran di kawasan Stadion Utama Riau dengan menanam sedikitnya 1.000 batang pohon pelindung.
Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemprov Riau dalam menciptakan ruang terbuka hijau yang representatif sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan di tengah pesatnya perkembangan perkotaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan kawasan Stadion Utama Riau memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi paru-paru kota yang mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
“Dalam waktu dekat akan kita lakukan penghijauan secara besar-besaran di kawasan Stadion Utama. Kita targetkan sedikitnya seribu batang pohon ditanam di area ini sehingga ke depan menjadi kawasan hijau yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar SF Hariyanto Sabtu (6/6/2026) di tadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, keberadaan ruang hijau yang luas sangat penting untuk membantu menekan polusi udara, meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan, sekaligus menciptakan kawasan yang lebih asri dan teduh.
Program penghijauan tersebut juga akan menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau yang diperingati pada 9 Agustus 2026 mendatang.
Sebelum penanaman dilakukan, Pemprov Riau telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk melakukan pembersihan dan penataan kawasan stadion agar proses penghijauan dapat berjalan optimal.
“Seluruh area harus dibersihkan terlebih dahulu sehingga tim teknis dapat memetakan titik-titik yang tepat untuk penanaman. Kita ingin kawasan ini tertata dengan baik dan menjadi aset daerah yang benar-benar memberi manfaat jangka panjang,” jelasnya.
Tidak hanya mengandalkan pemerintah, program penghijauan ini juga akan melibatkan berbagai pihak melalui semangat kolaborasi dan gotong royong.
Mulai dari instansi vertikal, TNI-Polri, dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), hingga komunitas dan masyarakat pecinta lingkungan.
Melalui pola kolaboratif tersebut, setiap zona penanaman akan memiliki penanggung jawab yang memastikan pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dan terawat dengan baik.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Pemprov Riau terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Selain mempercantik kawasan stadion, penghijauan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang.
Program penanaman 1.000 pohon ini merupakan kelanjutan dari kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang sebelumnya telah diawali dengan penanaman 50 bibit pohon di kawasan yang sama.
Adapun jenis pohon yang ditanam terdiri dari tanaman bernilai ekologis tinggi seperti Ulin, Mahoni, Pulai, Trembesi, dan Meranti.
Selain memiliki daya serap karbon yang baik, jenis-jenis pohon tersebut juga dinilai mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan setempat sehingga diharapkan dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Riau.
Dengan program ini, Pemprov Riau tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menanam investasi lingkungan yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Stadion Utama Riau pun diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan hijau terpadu, ikon baru ruang terbuka publik, sekaligus paru-paru kota yang membanggakan bagi Bumi Lancang Kuning. (dre)
Pekanbaru Pos Riau