BENGKALIS (pekanbarupos.co)– Tidak pandang pangkat, jabatan, maupun usia, Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis kembali mengamankan lima orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.
Lima orang tersebut berinisial RA (39) selaku Kepala Dusun, INF (25) wiraswasta, DZ (18) pelajar, WS (30) wiraswasta, dan ZH (42) diduga PNS di lingkungan Satpol PP.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasatresnarkoba AKP Tidar Laksono, menjelaskan penangkapan berlangsung Senin (8/6/2026) di Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis.
Awal mula terungkapnya kasus ini bermula dari kegiatan pengecekan urine rutin terhadap aparatur desa pada awal Juni 2026.
Tim gabungan Satresnarkoba dan Polsek Bengkalis menjalankan langkah preventif ini untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.
Hasil pemeriksaan lanjutan kemudian mengembangkan informasi hingga mengarah pada pengungkapan jaringan pengguna yang lebih luas.
Hasil tes urine memastikan kelima orang tersebut positif mengandung zat Methamphetamine. Selain itu, petugas turut menyita tiga unit ponsel Android yang diduga digunakan untuk berkomunikasi terkait aktivitas narkoba.
Seluruh tersangka kini diamankan di Mapolres Bengkalis untuk menjalani pemeriksaan mendalam dan dijerat Pasal 127 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kasatresnarkoba AKP Tidar Laksono, menegaskan tak ada kompromi dalam memberantas narkoba. Tidak peduli siapa dia, apa jabatannya, seberapa muda atau tuanya jika melanggar hukum, pasti diproses.
“Ini peringatan keras bagi semua pihak bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus dilawan habis-habisan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak diam. Jangan ragu melaporkan aktivitas mencurigakan lewat Call Center 110 yang buka 24 jam. Identitas pelapor dijamin aman.
“Bersama-sama kita putus rantai kehancuran ini dan selamatkan masa depan generasi Bengkalis,” tambahnya.
Polres Bengkalis menegaskan akan terus menjalankan langkah preemtif, preventif, dan represif tanpa henti. Dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat, target menciptakan wilayah yang aman, sehat, dan bebas narkoba dapat segera terwujud.(Mil)
Pekanbaru Pos Riau