Selasa , 22 September 2026

Diresmikan Plt Gubri, KONI Riau Resmi Berkantor di Stadion Utama Riau

PEKANBARU (pekanbarupos.co) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi memindahkan Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau ke kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Pekanbaru, Kamis (6/8/2026).

Peresmian kantor baru KONI dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, sebagai langkah awal menghidupkan kembali kawasan olahraga kebanggaan masyarakat Riau tersebut.

“Alhamdulillah, kantor KONI sudah kita pindahkan ke Stadion Utama Riau,” ujar SF Hariyanto usai peresmian.

Menurutnya, pemindahan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset Pemprov Riau yang dibangun untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012.

Ruang-ruang di area basement stadion akan dimanfaatkan secara bertahap untuk mendukung aktivitas olahraga dan pembinaan atlet.

“Ruangan di sini sangat banyak dan memang dibangun untuk menampung berbagai kegiatan. Semua cabang olahraga nantinya akan dipindahkan secara bertahap agar kawasan ini kembali hidup,” jelasnya.

SF Hariyanto juga menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas PUPR-PKPP Riau untuk melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari fasilitas ruangan hingga infrastruktur pendukung di sekitar stadion.

Tak hanya itu, Pemprov Riau berencana menghadirkan Museum PON Riau di salah satu ruangan stadion. Museum tersebut akan menampilkan dokumentasi pembangunan stadion, perjalanan PON 2012, hingga berbagai prestasi yang pernah diraih kontingen Riau.

“Kita ingin masyarakat tetap bisa melihat dan mengenang kemegahan PON di Riau.

Museum ini akan menjadi ruang sejarah olahraga Riau,” katanya.

Untuk menjaga keamanan dan kelestarian aset, Plt Gubri juga meminta pembangunan pagar di sekeliling kawasan stadion serta penempatan petugas keamanan.

“Nanti kawasan ini akan dipagar agar lebih steril dan fasilitasnya terjaga. Kita ingin Stadion Utama Riau menjadi aset yang terawat, seperti kawasan Gelora Bung Karno,” tegasnya.

Selain menjadi pusat aktivitas olahraga, pembenahan Stadion Utama Riau juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi dari berbagai kegiatan yang digelar di kawasan tersebut.

“Kalau sudah dibenahi, tentu akan semakin banyak kegiatan di sini. Minimal retribusinya bisa membantu biaya operasional seperti pembayaran listrik,” pungkas SF Hariyanto.

Sebagai informasi, Stadion Utama Riau dibangun pada 2009 dengan kapasitas sekitar 44 ribu penonton.

Stadion ini menjadi venue utama PON XVIII tahun 2012 dan pernah digunakan untuk Kualifikasi Kejuaraan AFC U-22 tahun 2013, menjadikannya salah satu ikon olahraga terbesar di Provinsi Riau.(dre)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *