Jumat , 4 September 2026
Oplus_131072

Empat Tahun BRK Syariah: Konversi Bukan Sekadar Ganti Nama, Ekonomi Umat Jadi Taruhan

PEKANBARU (pekanbarupos.co) — Empat tahun perjalanan PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) setelah resmi bertransformasi menjadi Bank Umum Syariah menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana perbankan daerah tersebut mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Konversi BRK menjadi bank syariah bukanlah proses sederhana. Namun, sejak resmi beralih menjadi Bank Umum Syariah dan diresmikan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin pada 25 Agustus 2022, BRK Syariah dinilai mampu melewati fase transisi sekaligus mempertahankan perannya sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah.

Pengamat ekonomi Riau, Drs H Hasan Basri, menilai keputusan mengonversi BRK menjadi bank syariah merupakan langkah tepat dan strategis, khususnya dalam memperkuat ekonomi umat di Riau dan Kepulauan Riau.

Menurutnya, empat tahun perjalanan BRK Syariah menunjukkan bahwa perubahan model bisnis perbankan tidak menghilangkan peran bank daerah sebagai lembaga yang dekat dengan masyarakat.

Justru, BRK Syariah dinilai semakin memiliki ruang untuk memperluas kontribusinya melalui pembiayaan, pemberdayaan masyarakat hingga dukungan terhadap sektor usaha produktif.

“Bank Riau Kepri Syariah sudah merupakan keputusan yang tepat demi menyelamatkan umat.

Sebagai bank daerah, BRK Syariah harus terus berkiprah hingga ke pelosok demi kemajuan masyarakat,” ujar Hasan Basri.

Ia menegaskan, keberadaan BRK Syariah seharusnya tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis dan kinerja keuangan. Lebih jauh, bank daerah tersebut harus mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.

“Artinya, ini tidak sekadar tumbuh sebagai lembaga keuangan, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat di Riau dan Kepulauan Riau,” katanya.

Hasan juga melihat BRK Syariah memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi keuangan syariah serta memperluas akses pembiayaan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Menurutnya, kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan dan pembiayaan menjadi salah satu aspek penting yang harus terus dipertahankan.

“Kita bisa lihat ketika berurusan selalu diberikan kemudahan, sehingga sangat meringankan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan keuangan dalam berusaha,” ujarnya.

Tak hanya pada sektor ekonomi, kontribusi BRK Syariah juga dinilai terlihat dalam dunia pendidikan.

Dukungan melalui program beasiswa dan berbagai kegiatan sosial menjadi bagian dari upaya perbankan daerah tersebut untuk ikut meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Berbagai program pemberdayaan dan kepedulian sosial tersebut, kata Hasan, menjadi bukti bahwa kehadiran BRK Syariah di tengah masyarakat tidak semata-mata berorientasi pada bisnis.

Ke depan, ia berharap BRK Syariah semakin berkembang dan mampu memainkan peran lebih besar sebagai jembatan dalam membangkitkan perekonomian masyarakat di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

“Kita berharap ke depan semakin berkembang, terus berkiprah dan menjadi bank daerah sebagai jembatan membangkitkan perekonomian masyarakat dari perkembangan zaman,” tuturnya.

Ia juga optimistis BRK Syariah mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

“Kita yakin, di dunia yang serba canggih saat ini Bank Riau Kepri Syariah juga mampu mengimbangi sesuai kebutuhan dan perkembangan teknologi,” pungkasnya.(dre)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *