Sabtu , 19 September 2026

Ungkap Jaringan International Sabu, Bupati: Narkotika Musuh Bersama, Jangan Takut Melapor!

BENGKALIS (pekanbarupos.co)— Polres Bengkalis melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) bersama Polsek Bantan berhasil mengungkap kasus besar peredaran narkotika dengan barang bukti jenis sabu seberat 68.644,11 gram atau setara 68,6 kilogram, bernilai Rp68 miliar.

Barang bukti tersebut resmi dimusnahkan dalam konferensi pers yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis, Rabu (16/9/2026), dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar.

Pengungkapan ini bukan sekadar angka besar keberhasilan ini berhasil menyelamatkan sekitar 343.546 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan generasi.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, menegaskan pengungkapan ini merupakan bukti keseriusan pihaknya dalam memutus mata rantai peredaran narkotika, khususnya yang berkaitan dengan jaringan internasional.

“Ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Barang bukti yang berhasil kita amankan cukup besar, dan apabila sampai beredar di masyarakat tentunya akan menimbulkan dampak yang sangat luas,” tegas Kapolres.

Masih kata Kapolres, pihaknya akan terus melakukan upaya penindakan terhadap jaringan narkotika dan mengembangkan setiap kasus yang berhasil diungkap untuk mengetahui jaringan di atasnya.

Kapolres mengingatkan pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan kepolisian saja, melainkan butuh sinergi seluruh pihak pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, ormas, pemuda, dan seluruh masyarakat.

“Dengan pengungkapan ini, kita telah mencegah ratusan ribu jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.

“Mari kita bersama-sama menjaga Kabupaten Bengkalis agar tetap aman dan bersih dari narkotika. Peran masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tutur Kapolres.

Sementara itu, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres beserta seluruh jajaran atas komitmen, keberanian, dan konsistensi yang terus ditunjukkan dalam memerangi peredaran gelap narkoba di Kabupaten Bengkalis.

“Pemusnahan barang bukti narkotika yang berlangsung hari ini bukan sekadar kegiatan biasa. Di hadapan kita, lebih dari 68 kilogram sabu dimusnahkan. Angka ini bukan sekadar bilangan.

Di balik setiap gram narkotika, ada ancaman terhadap kehidupan. Di balik setiap paket, ada keluarga yang dipertaruhkan. Dan di balik setiap peredaran, ada masa depan generasi yang terancam,” ujar Bupati Kasmarni.

“Pemusnahan ini bukan sekadar soal berat. Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pesan tegas negara: narkotika adalah musuh bersama. Tidak ada ruang bagi narkotika untuk tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Dan rakyat tidak akan pernah tinggal diam ketika keselamatan generasi dan masa depan bangsa dipertaruhkan,” tegasnya.

Bupati juga menekankan bahwa perang melawan narkoba bukan lagi persoalan kecil, melainkan persoalan kemanusiaan, keluarga, dan masa depan bangsa.

Karena itu, kata Bupati, pemberantasan narkotika harus dilakukan secara bersama-sama, sistematis, dan berkelanjutan. Tidak boleh ada ego sektoral, harus bergerak dalam satu barisan.

Aparat penegak hukum memperkuat penindakan, pemerintah memperkuat pencegahan dan kebijakan, dunia pendidikan membangun ketahanan generasi muda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat memperkuat nilai moral.

“Keluarga harus menjadi benteng pertama bagi anak-anak kita,” pungkas Bupati Kasmarni.(Mil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *