BAGANSIAPIAPI(pekanbarupos.co)-Pelalawan kembali menunjukkan tajinya di kancah olahraga tingkat Provinsi Riau. Meski hanya menurunkan tujuh atlet, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Pelalawan berhasil mengukir prestasi dengan meraih Juara Umum III pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan Riau VIII yang berlangsung 16–20 September 2026 di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir.
Hasil tersebut sekaligus menegaskan konsistensi Pelalawan yang hampir di setiap event yang diikuti mampu membawa pulang prestasi dan medali.
Ketua Perpani Pelalawan H Junaidi Purba, ST, M.Si, didampingi Kabid Binpres sekaligus pelatih panahan Dedi Susanto M Yunus, Ahad (20/9/2026), usai penutupan Kejurprov, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulilladzi bini’matihi tatimmush shalihat. Berkat izin dan pertolongan Allah semata, kemudian dengan usaha yang sungguh-sungguh dari para atlet, akhirnya kita berhasil finish sebagai juara umum III pada Kejurprov Panahan Riau ke-VIII di Bagansiapiapi, Rohil,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan prestasi yang luar biasa, mengingat Perpani Pelalawan hanya menurunkan tujuh atlet. Menariknya, seluruh atlet yang diturunkan berhasil menyumbangkan medali untuk Pelalawan.
“Ini merupakan prestasi yang Masya Allah luar biasa. Kita hanya menurunkan tujuh atlet dan semuanya berhasil membawa pulang medali untuk Pelalawan,” katanya.
Adapun tujuh atlet tersebut berhasil mengoleksi 10 medali, terdiri dari lima emas dan lima perak. Medali tersebut diraih, pertama, Fatimah – Nasional U10 Women meraih Emas Kualifikasi dan Emas Eliminasi.
Kedua, Sakha – Compound U13 Men meraih Perak Kualifikasi dan Perak Eliminasi. Ketiga, Rafi – Compound U18 Men meraih Emas Kualifikasi dan Emas Eliminasi, keempat Gilang – Standar Nasional Men meraih Perak Kualifikasi dan Emas Eliminasi.
Kelima, Bamba (Dedi Susanto M Yunus) – Compound Men meriah Perak Kualifikasi, keenam Tim Compound Men – Bamba, Deni dan Fauzan meraih Perak Eliminasi.
Junaidi mengatakan, pihaknya memang belum berhasil mempertahankan predikat Juara Umum II yang diraih Pelalawan pada tahun-tahun sebelumnya.
Namun, kondisi tersebut dinilai cukup wajar karena pada Kejurprov kali ini Pelalawan hanya diperkuat tujuh atlet.
“Memang kita gagal mempertahankan predikat juara umum II seperti tahun-tahun lalu. Tapi itu wajar karena memang kita hanya menurunkan tujuh atlet,” jelasnya.
Ia berharap pada Kejurprov mendatang Perpani Pelalawan dapat menurunkan lebih banyak atlet berkualitas sehingga semakin mampu bersaing di papan atas.
“Mudah-mudahan pada edisi Kejurprov yang akan datang kita bisa menurunkan lebih banyak atlet yang berkualitas lagi, agar bisa bersaing di papan atas,” harapnya.
Kata dia, tujuh atlet telah berjuang. Sepuluh medali berhasil dibawa pulang. Juara umum III menjadi bukti bahwa keterbatasan jumlah atlet bukan alasan untuk berhenti memberikan yang terbaik bagi Pelalawan,”pungkasnya.(amr)
Pekanbaru Pos Riau