Rabu , 21 Oktober 2026
Oplus_131072

Gerak Cepat, Kominfoss Kuansing Turunkan Tim Atasi Blank Spot Internet SDN 019 Air Hitam

KUANSING (pekanbarupos.co)– Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfoss) Kabupaten Kuantan Singingi bergerak cepat menindaklanjuti permohonan akses internet dari SD Negeri 019 Air Hitam, Kecamatan Pangean, yang hingga kini masih berada di wilayah blank spot.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfoss Kuansing, Hevi H. Antoni, S.Sos., M.Si., menegaskan pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi, sebelum menentukan langkah penanganan lebih lanjut.

“Kita akan turunkan tim terlebih dahulu untuk melihat langsung kondisi jaringan di lapangan. Setelah itu, kita siapkan langkah lanjutan agar persoalan blank spot yang dikeluhkan guru dan tenaga pendidik di sekolah tersebut dapat diatasi secara komprehensif,” tegas Hevi, Rabu (21/10/2026).

Menurut Hevi, akses internet kini menjadi kebutuhan penting bagi satuan pendidikan, tidak hanya untuk mendukung proses pembelajaran, tetapi juga administrasi sekolah, komunikasi, koordinasi, serta pengelolaan data melalui aplikasi pemerintahan berbasis elektronik.

Karena itu, Kominfoss Kuansing berkomitmen menindaklanjuti aspirasi pihak sekolah dan mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi yang sesuai dengan kondisi jaringan di lokasi.

“Kami memahami kendala yang dihadapi pihak sekolah. Pemerataan akses digital harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan,” tambahnya.

Permohonan tersebut disampaikan Kepala SD Negeri 019 Air Hitam, Yadi Hartono, S.Pd., melalui surat resmi tertanggal 21 Oktober 2026. Dalam surat itu, pihak sekolah menjelaskan bahwa keterbatasan jaringan internet menghambat kelancaran komunikasi, koordinasi, pengelolaan data, hingga pelaksanaan administrasi pendidikan.

Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat SD Negeri 019 Air Hitam memiliki lebih dari 150 siswa dan didukung 12 guru, terdiri atas tujuh aparatur sipil negara (ASN) dan lima pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Sekolah tersebut berlokasi di RT 03, Dusun Jaya, Desa Sungai Langsat, Kecamatan Pangean. Pihak sekolah berharap tindak lanjut dari Kominfoss Kuansing dapat membuka jalan bagi tersedianya konektivitas internet yang memadai untuk menunjang aktivitas pendidikan.

Hevi menambahkan, penyelesaian persoalan blank spot membutuhkan pemetaan kondisi jaringan dan sinergi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah pusat melalui kementerian yang membidangi komunikasi dan digital.

Langkah cepat Kominfoss Kuansing ini diharapkan menjadi awal penyelesaian kendala konektivitas di SD Negeri 019 Air Hitam, sekaligus mendorong pemerataan transformasi digital agar sekolah-sekolah di wilayah pelosok memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkan teknologi.(cil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *