BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) — Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Rohil Junnaidi membantah tudingan yang dilayangkan oleh Ketua Lembaga Tinggi Komando Pengendalian Stabilitas Ketahanan Nasional. Pers Informasi Negara Republik Indonesia Taufiq atas dirinya.
Tuduhan dari pernyataan Taufiq tersebut sangat tidak berdasar dan berbau fitnah, yang menyebutkan Ketua HNSI Rohil telah ikut menghabiskan hasil laut bersama kapal Tank Kerang asal Sumatera Utara (Sumut).
Junnaidi ketika dikonfirmasi membeberkan, bahwa tuduhan ketua salah satu LSM di media online itu sangat tidak benar. Bahkan dirinya difitnah seolah olah ada permainan terhadap aktivitas pencurian kerang oleh nelayan Tanjung Balai.
“Justru saya selaku Ketua HNSI Rohil mempertanyakan apa motif dari tuduhan tidak berdasar itu. Itu fitnah,” kata Junnaidi.
Junnaidi menyebutkan, fitnah itu dilayangkan dikarenakan baru-baru ini dirinya pernah ditawarkan pihak Tank kerang untuk minta izin melakukan aktivitas di perairan Rokan Hilir. Kendati hal itu tidak ditanggapi olehnya.
“Jelas saya menolak karena saya tetap komitmen memperjuangan nasib nelayan Kabupaten Rokan Hilir untuk menggunakan alat tangka tradisional,” ujarnya.
Junnaidi menegaskan, HNSI Kabupaten Rokan Hilir masih berkomitmen memperjuangkan nasib nelayan. Bahkan jangan coba-coba memfitnah dan mengganggu nasib nelayan di Rokan Hilir.
Kemudian itu, lanjutnya, ketua HNSI terkait perkataan ABK kapal tank kerang bahwa mereka punya bekingan kuat dari uwak-uwak, pihaknya juga tidak mengetahui sama sekali.
“Yang jelas itu bukan dari pihak HNSI Rohil, kalau ada pihak kami silakan buktikan secara gamblang jangan asal ngomong,” pungkasnya. (iin)
Pekanbaru Pos Riau