Sabtu , 29 Agustus 2026
 Kabut asap diduga dari Karhutla mulai selimuti langit di Batang Cenaku.

Kabut Asap Makin Tebal, Menggangu Aktifitas Dunia Pendidikan

INHU (pekanbarupos.co) — Kabut asap di duga akibat Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutlah) mulai terdampak bagi masyarakat, kabut asap yang tebal pekat mulai membuat warga resah, terutama pada dunia pendidikan.

Hal itu seperti yang terpantau di Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), tepatnya di wilayah desa Alim 2 dan juga desa Anak Talang. Salah seorang insan pendidik, Selasa (3/10/2023) mengatakan, saat pagi hari asap begitu tebal dan pekat, hingga membuat mata perih dan mulai membuat sesak nafas.

Kabut asap tebal, kata dia, nampak terlihat dipagi hari mulai sekitar pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. “Kalau jarak pandang masih tergolong normal, sekitar 500 meteran. Akan tetapi bau asap sudah mulai terasa, ditambah lagi bau debu tanah karena musim kemarau,” ungkapnya.

Akibat bencana Kebakaran Hutan dan Lahan ini, dirinya dan masyarakat menduga kejadian ini akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab, sehingga masyarakat banyak terkena imbasnya.

Sementara itu, untuk kota Pekanbaru, karena dalam beberapa hari terakhir Provinsi Riau mulai dikepung kabut asap kiriman akibat kebakaran lahan dari provinsi tetangga. Pemerintah Kota Pekanbaru langsung mengambil langkah cepat. Melalui Dinas Pendidikan, Pemkot Pekanbaru meminta pihak sekolah untuk mengurangi aktivitas siswa di luar ruangan.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar siswa tidak terpapar kabut asap sebab kualitas udara sudah berada di level tidak sehat. Imbauan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Disdik Pekanbaru. Hal itu diakui Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal, Senin 2 Oktober 2023

Untuk dunia pendidikan di Kabupaten Inhu, kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud), Kamaruzzaman belum bisa dimintai tanggapan ataupun himbauan kepada dunia pendidikan di Kabupaten Inhu terkait kabut asap mengganggu aktifitas sekolah.(har)

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *