Rabu , 24 Juni 2026
 Kadiskes Inhu bersama ASN Diskes bagikan masker masker gratis.

Kabut Asap Kian Menjadi, Diskes Inhu Bagikan Ribuan Masker

INHU (pekanbarupos.co) — Kabut asap yang kian tebal ‘menyelimuti’ wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) karena kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu bagikan masker bagi masyarakat.

Pendistribusian 5.000 pcs Masker gratis kepada Masyarakat, Senin (9/10) dipimpin langsung kepala dinas kesehatan (Kadiskes), Elis Julinarti.

Kadiskes Inhu Elis Julinarti, DCN,M.Kes disela kesibukan mendistribusikan ribuan masker di Tugu Patin jalan lintas timur (Jalintim) kelurahan Pematangreba Kecamatan Rengat Barat mengatakan giat tersebut adalah bagian dari bakti sosial kemanusiaan.

Ditengah kondisi udara motor akibat kabut asap, ia menghimbau kepada Masyarakat mengurangi aktivitas diluar rumah. “Kalaupun harus keluar rumah gunakan masker,” pesan Elis

Master ilmu kesehatan dan Gizi ini menerangkan dampak menghirup kabut asap secara langsung dapat menimbulkan Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), Diare, Iritasi Kulit sehingga bagi masyarakat yang terkena imbas Kabut Asap segera memeriksakan kesehatanya ke Puskesmas setempat.

Ia juga mengelompokkan usia beresiko tinggi terhadap polusi udara antara lain Bayi, Balita, Ibu Hamil dan Lansia. “Jika Kabut Asap semakin mengkhawatirkan, mari kita menutup ventilasi rumah, kantor, sekolah, tempat umum disaat polusi udara tinggi,” imbuhnya.

Terkait langkah-langkah penanggulangan Karhutla, Kadinkes Inhu telah membuat kesiapsiagaan penanggulangan krisis kesehatan melalui instruksi kepada Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Inhu untuk melakukan promosi kesehatan kepada masyarakat, menyiapkan logistik kesehatan seperti masker, melakukan pembagian masker kepada masyarakat diwilayah kerja Puskesmas serta melaporkan dan memantau penyakit yang ditumbulkan dari Kabut Asap.

Kadiskes berharap, Masyarakat menghentikan membakar sampah yang beresiko menimbulkan kebakaran atau menimbulkan kabut asap.

Bahkan untuk kesehatan, Masyarakat dihumbau menutup sumur, drum, bak penenampungan air yang dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga agar tidak tercemar debu dan asap serta melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat. “Tingkatkan asupan makanan yang bergizi, perbanyak konsumsi air putih, dan istirahat yang cukup dan segera berkonsultasi atau berobat ke fasilitas kesehatan terdekat jika terjadi keluhan sistem pernafasan seperti batuk, pilek, sesak nafas dan lain-lain,” tuturnya. (san)

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *