Selasa , 26 Mei 2026
Ketua RT03 Bagan Batu Olo Siregar dan warga serta anggota PP saat mengangkat jenazah dari Puskesmas Bagan Batu untuk dibawa ke Medan.met

Seorang Gelandangan Tewas di Puskesmas Bagan Batu

BAGANBATU (pekanbarupos.co) — Seorang gelandangan kembali meninggal di Puskesmas Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah usai menjalani perawatan selama dua hari.  Dan mayatnya sudah diantar langsung oleh ketua Rt 03 Rw 03 Kelurahan Bagan Batu kota Olo Siregar dengan biaya pribadi.

Informasi yang diperoleh, mayat berjenis kelamin laki- laki itu diketahui bernama Suhariadi (67) warga Dusun VII desa Dalu X A Tanjung Morawa Medan Sumatera Utara. Identitas mayat itu diketahui dari ditemukannya beberapa surat- surat KTP dan nomor hp keluarga yang dibawanya didalam tas.

Ketua Rt 03 Bagan Batu Kota Olo Siregar kepada awak media Posmetro Rohil/ Pekanbarupos.co di Puskesmas sesaat sebelum mengantar jenazah ke Medan, Junat (24/11) menjelaskan, selama ini Kakek renta itu berada di simpang buaya dengan kondisi baju dan badan kumuh. “Selama ini Almarhum tinggalnya diteras- teras toko di Simpang Sungai Buaya dan pada kamis dibawa warga ke Puskesmas Bagan Batu karena kesakitan,” jelas Olo.

Setelah dirawat di Puskesmas Bagan Batu selama dua hari satu malam, Kata Olo Kakek tersebut meninggal dunia di Puskesmas. Mirisnya kata Olo, Kakek tersebut meninggal pertama kali diketahui oleh warganya yang hendak menjenguk dan mengantar makanan, namun kunci kamar dalam keadaan terkunci tanpa ada penjaga satupun.

“Ada warga kami  Basuki hendak menjenguk dan mengantar makanan untuk Kakek itu, namun pas sampai pintu kamar dikunci dan melihat kakek itu posisi duduk dan saat dipanggil tidak ada jawaban dan tidak bergerak dan langsung memanggil saya dan langsung manggil penjaga Puskesmas,” terang Olo.

Dan keesokan harinya, Ketua Rt itu sempat meminta tolong kepada Kapus Bagan Batu dr.Erdianto untuk mengantar jenazah ke Medan, namun karena tidak ada respon selanjutnya Ia berinisiatif untuk mengantar sendiri ke Medan dengan menggunakan mobil ambulan milik Pemuda Pancasila ( PP) Bagan Batu.

“Saya sudah nelpon dan minta tolong Kapus untuk ngantar jenazah ke Medan, tapi hpnya langsung dimatikan dan tak ada respon. Selanjutnya perjalanan ke Pekanbaru saya batalkan dan putar arah untuk mengantar jenazah ini,” beber Olo dengan menyebutkan ini adalah bentuk rasa perikemanusiaan terhadap sesama manusia.

Sementara itu Kepala Puskesmas Bagan Batu dr.Erdianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang kakek meninggal di Puskesmas Bagan Batu dengan identitas Suhariadi warga Medan. Saat ditanya terkait warga minta jenazah diantar ke Medan, dr.Erdianto menjelaskan, hal itu sudah menjadi urusan dan tanggung jawab keluarganya dan untuk kendaraan pihak Puskesmas sudah menyediakan.

“Bukan tidak mau mengantar, mobil kita ada,tapi Puskesmas tidak ada anggaran untuk mengantar jenazah itu dan seharusnya  keluarganya yang mengurus ini,” terang dr.Erdianto.(met)

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *