Sabtu , 27 Juni 2026
 Inilah kondisi air di parit kepenghuluan Bagan Bhakti yang diduga tercemar limbah PKS BCL.met

Diduga Limbah PKS BCL Cemari Lingkungan, Warga Jadi Resah

Sering Ditemukan Ikan Mati, Air Hitam dan Berbau

BALAIJAYA (pekanbarupos.co) — Pabrik Kelapa Sawit Bagan Citra Lestari ( BCL) yang beroperasi di Kepenghuluan Bagan Bhakti ( Paket E) Kecamatan Balai Jaya belum lama beroperasi sudah sering buat keresahan warga masyarakat.

Informasi yang diperoleh dari warga paket E, Rabu (13/12) menyebutkan Limbah pabrik PKS BCL tersebut ditengarai sudah sering mencemari lingkungan dan membuat resah masyarakat. Dalam beberapa hari ini warga yang berdekatan dengan parit mencium aroma limbah yang diduga berasal dari PKS BCL.

“Airnya bau dan berwarna hitam, bahkan kemarin banyak ikan yang mati,” kata Imam dan Hariyadi dengan menunjukkan video air parit berwarna hitam dan bau. Kasus pencemaran lingkungan ini, menurut warga sudah sering terjadi namun nampaknya perusahaan seakan tidak ada upaya dalam mengatasi dan bahkan diduga ada unsur kesengajaan limbah tersebut dialirkan ke parit.

“Kasus pencemaran lingkungan ini sudah sering terjadi dan dikeluhkan masyarakat ,” kata Imam dan Hariyadi lagi. Lanjutnya lagi, jika ini terjadi secara terus-menerus dan dibiarkan maka dampaknya akan sangat berbahaya bagi masyarakat , karena limbah tersebut diduga mengandung bahan berbahaya dan beracun ( B3). Hal itu terbukti karena ditemukannya ikan mati,air hitam dan berbau.

“Ikan yang di parit aja mati, itu sebagai bukti bahwa air tersebut telah mengandung bahan berbahaya dan beracun,” ujarnya. Oleh karena itu, warga meminta kepada dinas Lingkungan hidup Kabupaten Rokan Hilir untuk meninjau dan turun kelokasi supaya dicek air yang mengalir dari Hulu ke Hilir itu dan bahkan izin limbah PKS juga supaya di evaluasi ulang jika ada

“Kami minta dinas Lingkungan hidup Kabupaten Rokan Hilir supaya menindaklanjuti dugaan pencemaran lingkungan ini,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kabupaten Rokan Hilir Suwandi S.Sos saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan menurunkan tim kelokasi guna mengecek kebenaran informasi dari masyarakat tersebut ditemukannya aroma bau limbah di parit paket E itu. “Nanti kami turunkan tim ke lokasi,” ucap Kadis DLH Rohil Suwandi S.Sos melalui pesan singkat WhatsApp.

Dilain tempat, PJs Penghulu Bagan Bhakti Joko Prasujo S.Pd saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah sering menyampaikan kepihak perusahaan namun dinilai lambat dalam menangani kasus itu. “Sudah sering kita sampaikan tapi masih terus terjadi. Nanti warga akan mendatangi PKS langsung itu,” singkat Joko yang akrab disapa.

Humas PKS BCL, Hendra saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah sering menerima laporan dari Penghulu dan warga terkait keluhan air limbah yang mengalir di parit tersebut. “Sudah sering kita sampaikan ke manager dan jawabannya sedang diupayakan penanganan. Saya gak tau penanganannya seperti apa, yang penting keluhan warga sudah kita sampaikan,” cetusnya.(met)

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *