Selasa , 25 Agustus 2026
Kebun milik warga yang rusak oleh gerombolan gajah liar.ist

Gajah Masuk Kota, Kebun Sawit Warga Dirusak 

 

Kebun sawit milik warga di KM 3,5 akses PT RAPP Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat dirusak 2 ekor.amr

PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) –Mungkin ini kali pertama sejak Kabupaten Pelalawan dibentuk tahun 1999 lalu. Kawanan gajah masuk kota dan merusak sawit milik warga.

“Kalau ratusan batang belum pasti, karena belum dicek semua. Tapi kalau 20 batang yang dirusak gajah sudah ado ni,” kata Iwel M Yunus, Selasa (2/1/2024) petang.

Kenapa masuk kota. Karena lokasi kebun milik warga yang digasak gajah ini berada di KM 3,5 Jalan Akses Road PT RAPP Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau.

Ironisnya, lokasi kebun warga yang jadi sasaran hewan yang dilindungi ini berada kurang lebih 2 kilometer dari Kantor BKSDA serta kurang lebih 3 kilometer dari Kantor Bupati Pelalawan yang juga berada di kelurahan yang sama, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat.

Kebun masyarakat ini berjarak kurang dari 1 kilometer dari SMA Plus Al Bayan dan SMP Ibanah Al Bayan.

“Gajahnya ado duo ekor. Dah beso, belalainya panjang,”terang Bang Wel lagi yang sempat menyiarkan siaran langsung melalui medsosnya melihat aksi gajah mencabut dan memakan pohon sawitnya, mulai yang kecil hingga sawit yang sudah mulai berbuah.

“Sawit yang boso yang kocik dimakannya,”ujarnya. Menurut laporan dari penjaga kebun lanjut Bang Wel, dua ekor gajah tersebut sudah masuk kebun sejak Senin (1/1/2024) malam.

“Ambo hari ini panen. Ketika itulah nampak langsung duo ekor yang sedang mencabut sawit,”ungkapnya sambil menyebutkan hingga pukul 17.00 WIB ia dan penjaga kebun masih di lapangan dan berusaha menghalau dua ekor gajah tersebut.

“Sompat ambo bunyikan suaro memang pindah ke blok lain. Tapi masih tetap di kebun sawit. Kalau sempat tak keluar malam ini tentu makin banyak yang jadi sasaran gajah,”paparnya

Perkiraan lanjut Bang Wel, dua ekor gajah ini melintas dekat instalasi listrik Jalan Pemda menuju KM 55 Jalan Lintas Timur.

“Tadi sempat ambo hubungi pihak BKSDA, banyak yang belum menjawab. Ada satu pak Suharman katanya mau kasih nomor Kasi nya. Sekarang saya masih menunggu,”pungkasnya.(amr)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *